Cinta yang Membawa Sepatu MenduniaSebagai seorang anak perempuan, sejak kecil

Berikut ini adalah pertanyaan dari methanb6 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Cinta yang Membawa Sepatu MenduniaSebagai seorang anak perempuan, sejak kecil Niluh sangat tertarik pada
berbagai ragam sepatu. Namun ukuran kakinya yang sangat kecil membuat
ia selalu kesulitan mencari ukuran sepatu yang pas. Apalagi ibunya harus
membesarkan Niluh seorang diri, sehingga sepatu sama sekali tidak menjadi
prioritas jika dibandingkan dengan kebutuhan makan, bersekolah dan
kesehatan. "Aku sering harus mengganjal sepatuku dengan kain, karena
ukurannya dua atau tiga kali lebih besar," cerita Niluh tentang masa kecilnya.
Pengalaman ditambah kecintaannya pada sepatu itulah yang membuat 'Niluh
kecil berangan-angan, bahwa jika ia besar kelak, ia akan membuat sendiri
sepatu-sepatu yang pas untuk kakinya. Dengan demikian, harganya tidak
terlalu mahal dan ukurannya pasti tepat!
Perjalanan kehidupan Niluh membawanya merantau ke berbagai tempat.
Jakarta dan New York sempat ia tinggali untuk bersekolah dan berkarir.
Sepanjang waktu itu, ia tetap membawa angan-angan dan rasa cintanya
terhadap sepatu.
Ketika akhirnya menikah dan memutuskan untuk menetap di Bali, mulailah
Niluh focus mendesain sepatu-sepatu cantik berbahan dasar kulit. la
menamakan produknya 'Nilou, yang sebetulnya merupakan pelafalan nama
Niluh jika diucapkan oleh orang asing, pelanggannya.
Ciri khas produk Nilou adalah semuanya dikerjakan dengan tangan, untuk
menjaga kualitas. Walaupun Niluh memiliki beberapa tukang sepatu yang
bekerja untuknya, tapi ia turun langsung untuk terlibat dalam proses pembuatan
sepatu-sepatu Nilou. Satu tukang bertanggung jawab menyelesaikan
sepasang sepatu, dari memotong, menjahit sampai membentuk sepatu. Akibat
pekerjaan yang fokus ini, tak jarang dalam satu hari, satu tukang hanya bisa
menyelesaikan sepasang sepatu.
"Memang lama sekali prosesnya, tapi kami puas, karena bisa menjaga kualitas
Ketika dipasarkan, di luar dugaan koleksi pertama Nilou langsung sukses
menembus pasar sepatu di Perancis. Pesanan pun membanjir. Hingga 4.000
pasang. Pada tahun 2004, Ni Luh mendapatkan kontrak outsource dari
jaringan ritel Topshop yang berpusat di Inggris. Pintu perdagangan ke Eropa
kian terbuka lebar.
Aku Cinta Membaca.

mencari mengapa judul nya menjadi seperti itu??


tolong dibantu ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

karna ceritanya sangat menarik

Penjelasan:

maaf kalo salah semoga membantu...

jadikan jawaban tercedas

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh mbambowahyudi dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 12 Jan 23