1.Tentukan struktur teks eksposisi tersebut!2.Tentukan ciri kebahasaan teks eksposisi tersebut

Berikut ini adalah pertanyaan dari muhammadnasironic pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

1.Tentukan struktur teks eksposisi tersebut!2.Tentukan ciri kebahasaan teks eksposisi tersebut (istilah,adjektiva,pronomina persona, pronomina nonpersona, konjungsi antarkalimat)​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Struktur Teks Eksposisi

Teks eksposisi terdiri dari tiga struktur. Antara lain tesis, argumen, dan penegasan ulang.

Penjelasan:

Teks Eksposisi adalah adalah sebuah teks atau yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat yang bertujuan untuk memaparkan atau menjelaskan informasi-informasi tertentu agar dapat menambah ilmu pengetahuan sang pembaca.

STRUKTUR TEKS EKSPOSISI

Teks eksposisi dibangun oleh tiga struktur yang membangun teks tersebut menjadi sebuah teks eksposisi. Ketiga struktur tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

Pernyataan Pendapat (tesis), adalah bagian teks yang berisikan pernyataan pendapat (tesis) sang penulis. Bagian ini juga biasa disebut sebagai bagian pembuka.

Argumentasi, adalah bagian yang berisikan alasan yang dapat memperkuat argumen penulis dalam memperkuat ataupun menolak suatu gagasan.

Penegasan Ulang Pendapat, merupakan bagian yang berisi penegasan ulang pendapat sang penulis.

UNSUR KEBAHASAAN TEKS EKSPOSISI

Unsur Kebahasaan atau kaidah kebahasaan teks eksposisi adalah ciri kebahasaan yang digunakan dalam pembuatan teks eksposisi. Adapun kaidah kebhasaan teks eksposisi adalah sebagai berikut.

1. PRONOMINA

Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu pronomina persona dan pronomina nonpersona.

Pronomina Persona (kata ganti orang) yaitu Persona Tunggal. Contohnya seperti ia, dia, anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-., dan Persona Jamak Contohnya seperti kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.

Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yaitu Pronomina Penunjuk contohnya seperti ini, itu, sini, situ, sana. dan pronomina penanya contohnya seperti apa, mana, siapa.

2. KATA LEKSIKAL (NOMINA, VERBA, ADJEKTIVA, ADVERBIA

NOMINA (KATA BENDA)

Merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak. Dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan. Nomina dasar contohnya gambar, meja, rumah, pisau. Nomina turunan contohnya perbuatan, pembelian, kekuatan, dll.

Verba (kata kerja)

Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya berfungsi sebagai predikat. Verba dilihat dari bentuknya dibedakan menjadi dua yaitu :

Verba dasar merupakan verba yang belum mengalami proses morfologis (afiksasi, reduplikasi, komposisi). Contohnya mandi, pergi, ada, tiba, turun, jatuh, tinggal, tiba, dll.

Verba turunan merupakan verba yang telah mengalami perubahan bentuk dasar karena proses morfologis (afiksasi, reduplikasi, komposisi). Contohnya melebur, mendarat, berlayar, berjuang, memukul-mukul, makan-makan, cuci muka, mempertanggungjawabkan, dll.

Adjektiva (kata sifat)

Merupakan kata yang yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan orang, benda, dan binatang. Contohnya cantik, gagah, indah, menawan, berlebihan, lunak, lebar, luas, negatif, positif, jernih, dingin, jelek, dan lain-lain.

Adverbia (kata keterangan)

Merupakan kata yang melengkapi atau memberikan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara, dan lain-lain. Contohnya di-, dari-, ke-, sini, sana, mana, saat, ketika, mula-mula, dengan, memakai, berdiskusi, dan lain-lain.

Kata leksikal (nomina, verba, adjektiva, dan adverbia) yang terdapat dalam teks eksposisi di atas, misalnya:

kata percaya (verba), mempercayai (verba), kepercayaan (nomina)

kata yakin (adjektif), menyakini (verba), keyakinan (nomina)

kata optimistis (adjektif)

kata potensial (adjektif), berpotensi (verba)

Konjungsi

Konjungsi dapat digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Suatu jenis konjungsi dapat digunakan dengan menggabungkannya dengan konjungsi yang sejenis dalam suatu kalimat yang saling berkorelasi sehingga membentuk koherensi antarkalimat. Dapat pula mengombinasikan beberapa jenis konjungsi dalam suatu teks sehingga tercipta keharmonisan makna maupun struktur.

Adapun berikut adalah beberapa jenis konjungsi dan contohnya yang biasa kita temukan didalam sebuah teks eksposisi.

Konjungsi waktu : sesudah, setelah, sebelum, lalu, kemudian, setelah itu.

Konjungsi gabungan : dan, serta, dengan.

Konjungsi pembatasan : kecuali, selain, asal.

Konjungsi tujuan : agar, supaya, untuk.

Konjungsi persyaratan : kalau, jika, jikalau, bila, asalkan, bilamana, apabila.

Konjungsi perincian : yaitu, adalah, ialah, antara lain, yakni.

Konjungsi sebab akibat : karena, sehingga, sebab, akibat, akibatnya.

Konjungsi pertentangan : tetapi, akan tetapi, namun, melainkan, sedangkan.

Konjungsi pilihan : atau.

Konjungsi penegasan/penguatan : bahkan, apalagi, hanya, lagi pula, itu pun.

Konjungsi penjelasan : bahwa.

Konjungsi perbandingan : bagai, seperti, ibarat, serupa.

Konjungsi penyimpulan :oleh sebab itu, oleh karena itu, jadi, dengan demikian.

Penjelasan:

maaf ya kalok salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh zc666165 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 07 Jan 23