jelaskan tentang sampul belakang buku nonfiksi​

Berikut ini adalah pertanyaan dari dinineng765 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Jelaskan tentang sampul belakang buku nonfiksi​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Unsur-unsur buku nonfiksi, sebagai berikut:

Sampul buku. Pada sampul atau cover buku nonfiksi, kurang lebih sama dengan buku fiksi. Terdapat informasi seperti judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, ada juga yang menyertakan edisi bukunya. Pada sampul buku nonfiksi, judul buku yang umumnya menggunakan kata baku sesuai dengan KBBI.

Pokok bab buku. Pada pokok bab buku nonfiksi, penulis akan menggunakan bahasa yang cenderung formal dan baku. Selain terdapat kata pengantar, beberapa karya tulis juga menjelaskan mengenai latar belakang, tujuan, dan manfaat penulisan karya tersebut.

Judul Bab dan Sub-bab. Unsur selanjutnya hampir sama dengan buku fiksi, yaitu daftar isi disusun berurutan dan disertai halaman. Dengan begitu pembaca akan lebih mudah menemukan bagian yang ingin dituju.

Isi. Bagian selanjutnya yang menjabarkan unsur-unsur sebelumnya adalah isi buku. Pada bagian isi terdapat pendahuluan, utama (isi), dan penutup. Tentu saja, dalam buku nonfiksi bagian isi akan dijelaskan secara rinci, jelas, bahasa yang baku (bisa juga baku dan santai), dan didukung oleh data-data penelitian/riset. Bagian ini terlihat jelas membedakan antara buku fiksi dan nonfiksi.

Cara Menyajikan Isi. Pembaca bisa mengenali bagian ini pada daftar pustaka atau referensi. Dengan daftar pustaka, pembaca bisa mengetahui dari mana saja penulis mendapatkan sumber referensi bagi karya tulisnya. Sehingga,pembaca juga bisa mencari tahu informasinya lebih lanjut pada referensi tersebut.

Bahasa yang Digunakan. Sebelumnya kita sudah tau kalau bahasa yang digunakan dalam buku nonfiksi adalah kata baku yang sesuai dengan KBBI. Apabila ada kata serapan atau kata yang cukup asing didengar oleh masyarakat, maka penulis mencantumkannya di glosarium. buku nonfiksi juga harus menggunakan bahasa denotatif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman bagi pembaca, tentu saja harus jelas dan langsung pada intinya.Hal ini sesuai dengan tujuan buku nonfiksi itu yang utama sebagai pemberi informasi bagi pembacanya, juga sebagai motivasi dan inspirasi.

Sistematika Penulisan. Terlebih jika buku itu adalah nonfiksi, tulisannya harus sistematis. Setiap detail informasi termasuk penyajian data harus disajikan secara terstruktur dan berurut agar pembaca mendapat informasi yang tepat.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh rahakbauwjessica9 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 11 May 22