sebutkan syarat-syarat kalimat efektif

Berikut ini adalah pertanyaan dari fira108 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Sebutkan syarat-syarat kalimat efektif

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Syarat-syarat kalimat efektif adalah sebagai berikut.

  1. Terdapat subjek dan predikat dalam kalimat.
  2. Menggunakan kata secara hemat.
  3. Informasi disampaikan secara logis.
  4. Penulisannya sesuai dengan PUEBI.
  5. Kalimat tidak ambigu.
  6. Terdapat kepararelan dalam kalimat.

\\

PEMBAHASAN

Kalimat efektif—sesuai namanya—merupakan kalimat yang dapat secara efektif menyampaikan informasi yang terdapat di dalamnya. Tanda yang paling utama dari sebuah kalimat efektif adalah ketika pesan atau informasi yang disampaikan dalam kalimat dapat secara langsung atau mudah dipahami.

Kalimat efektif dapat dibentuk dengan syarat-syarat sebagai berikut.

  1. Terdapat subjek dan predikat dalam kalimat. Ini juga merupakan syarat sebuah kalimat sempurna yang di dalamnya terdapat setidaknya subjek dan predikat—tidak harus terdapat objek; kalaupun ada, objek sudah termasuk dalam predikat kalimat. Contoh: Dia sudah tidur. ("Dia" merupakan subjek dan "sudah tidur" merupakan predikat dalam kalimat itu.)
  2. Menggunakan kata secara hemat. Kata-kata yang digunakan dalam kalimat efektif tidak berlebihan agar makna kalimat lebih mudah dipahami. Contoh: Setiap siswa bertugas mencatat perkembangan tanaman kedelai setiap hari. (Penulisan frasa "setiap siswa" lebih tepat dibanding penulisan frasa "setiap siswa-siswi".)
  3. Informasi disampaikan secara logis. Hal ini berkaitan dengan tata bahasa kalimat. Kalimat harus memiliki konteks yang jelas dengan penataan satuan gramatikal (morfem, kata, frasa, klausa, dsb.) yang tepat. Contoh: Anak dari pejabat yang gendut itu bersifat angkuh. (Subjek kalimat sudah jelas apakah merupakan seorang anak yang gendut atau orang tua dari anak tersebut yang gendut.)
  4. Penulisannya sesuai dengan PUEBI. PUEBI adalah singkatan dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Ejaan ini merupakan ejaan edisi terbaru (2015–sekarang). PUEBI mengatur bagaimana bahasa Indonesia semestinya digunakan dengan benar. Contoh: Tadi seseorang meminta kami untuk mengisi sebuah survei. (EYD, ejaan yang sebelumnya digunakan, tidak mengenal diftong ei seperti pada kata "survei", namun PUEBI mengenal diftong tersebut sehingga kata "survei" dianggap sebagai kata baku.)
  5. Kalimat tidak ambigu. Kalimat yang tidak ambigu merupakan kalimat yang tidak dapat ditafsirkan secara ganda. Kalimat ini hanya memiliki satu makna yang jelas. Contoh: Ayahku menyuruh pamanku membeli kambing sebanyak 3 ekor. (Sudah jelas bahwa yang dibeli oleh paman penulis adalah kambing, bukan ekor kambing.)
  6. Terdapat kepararelan dalam kalimat. Adanya bentuk pararel dari kata atau frasa dalam kalimat dapat menunjukkan bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat efektif. Contoh: Adikku yang masih berusia satu tahun sudah bisa memegang sebuah gelas, mengisinya dengan air, dan meminum air dari gelas itu. (Kata kerja "memegang", "mengisi", dan "meminum" menunjukkan bentuk yang pararel/serupa.)

\\

PELAJARI LEBIH LANJUT

Contoh kalimat efektif:

Pengertian kalimat tidak mubazir:

\\

DETAIL JAWABAN

Mapel: Bahasa Indonesia

Kelas: 9

Materi: Menyunting beragam teks

Kode: 9.1.11

#TingkatkanPrestasimu

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ImEdwin2 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 05 Jan 16