Kata penghubung dapat di ungkapkan seperti....Di jawab secepatnya ya​

Berikut ini adalah pertanyaan dari johannessiahaan21062 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Kata penghubung dapat di ungkapkan seperti....Di jawab secepatnya ya​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:Konjungsi (kata hubung) merupakan kata atau ungkapan yang berfungsi sebagai penghubung antarkata, antarklausa, atau antarkalimat. Penggunaan konjungsi dalam sebuah kalimat atau paragraf berfungsi agar susunan kata atau kalimat memiliki koherensi (keterkaitan).

Selain itu, konjungsi juga didefinisikan sebagai kata tugas yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat, misalnya kata dengan kata, frasa dengan frasa, dan klausa dengan klausa, demikian dikutip dari buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Ketiga (1998) terbitan Balai Pustaka.

Mengutip buku EYD & Seputar Kebahasa-Indonesiaan (2008) yang ditulis Ernawati Waridah, kata hubung terbagi menjadi lima kelompok sesuai fungsinya. Lima kelompok tersebut adalah kata hubung koordinatif, subordnatif, korelatif, antarkalimat, dan antarparagraf.

Lima kelompok yang dijelaskan buku tersebut sebenarnya adalah pemekaran dari tiga kelompok fungsi konjungsi, yaitu konjungsi intra-kalimat, antar-kalimat, dan antar-paragraf. Konjungsi intra-kalimat kemudian dipecah kembali menurut fungsinya menjadi konjungsi koordinatif, subordinatif, dan korelatif.

Macam-macam Konjungsi (Kata Hubung)

1. Konjungsi Koordinatif

Konjungsi koordinatif adalah kata hubung yang digunakan untuk menggabungkan dua klausa yang berkedudukan setara. Konjungsi koordinatif menghasilkan kalimat majemuk setara. Konjungsi yang termasuk dalam kelompok ini antara lain:

DanDariSertaMelainkanPadahalSedangkanAtauTetapiContoh kalimat: Kami berencana untuk datang ke panti asuhan dan mencari anak angkat.

2. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif merupakan kata penghubung untuk menggabungkan dua klausa atau lebih yang memiliki hubungan bertingkat. Konjungsi subordinatif menghasilkan kalimat majemuk bertingkat. Kata hubung yang termasuk dalam kelompok ini antara lain:

Sesudah, sehabis, sejak, ketika, tatkala, sementara, sambil, dan seraya (hubungan waktu).Jika, jikalau, asalkan, bila, manakala (hubungan syarat).Andaikan, seandainya, seumpama (hubungan pengandaian).Agar, biar, supaya (hubungan tujuan).Biarpun, meskipun, sekalipun, kendatipun, sungguhpun (hubungan konsesif).Seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana (hubungan pemiripan).Sehingga, sampai-sampai, makanya (hubungan penyebaban).Bahwa (hubungan penjelasan).Dengan (hubungan cara).Contoh kalimat: Pandemi akan teratasi asalkan vaksinasi telah selesai dilakukan.

3. Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif merupakan kata penghubung yang menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa, di mana kedua unsur tersebut memiliki fungsi sintaksis yang sama (sama-sama subjek, misalnya). Konjungsi yang masuk dalam kelompok ini antara lain:

Tidak hanya... tetapi juga...,Tidak hanya..., bahkan...,Bukannya... melainkan...,Makin..., makin, ...,Jangankan... pun... .Contoh kalimat: Si jago merah tidak hanya melahap rumah penduduk, tetapi juga sebuah sekolah di dekatnya.

4. Konjungsi Antarkalimat

Konjungsi juga dibagi dalam kelompok berdasarkan satuan bahasa tempat konjungsi digunakan. Konjungsi untuk menggabungkan dua kalimat berbeda dengan konjungsi untuk menggabungkan dua paragraf. Kata hubung yang termasuk dalam kelompok konjungsi antarkalimat antara lain:

biarpun begitu,sekalipun demikian,lagi pula,akan tetapi,namun,kecuali itu,oleh karena itu,oleh sebab itu,sebelum itu.Contoh kalimat: Bapak meninggal semalam. Sebelum itu, ibu terlebih dahulu meninggal.

5. Konjungsi Antarparagraf

Konjungsi antarparagraf dapat pula dibedakan berdasarkan fungsinya. Kata hubung antarparagraf yang termasuk kelompok ini antara lain:

Kata penghubung yang menyatakan tambahan pada sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya (di samping itu, demikian juga, tambahan lagi).Kata penghubung menyatakan pertentangan dengan sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya (bagaimanapun juga, sebaliknya, namun).Kata penghubung yang menyatakan perbandingan (sebagaimana, sama halnya).Kata penghubung yang menyatakan akibat atau hasil (oleh karena itu, jadi akibatnya).Kata penghubung yang menyatakan tujuan (untuk itulah, untuk maksud itu).Kata penghubung yang menyatakan intensifikasi (ringkasnya, pada intinya).Kata penghubung yang menyatakan waktu (kemudian, sementara itu).Kata penghubung yang menyatakan tempat (di sinilah, berdampingan dengan).

Baca juga:Apa itu Kata Ulang dan Bagaimana Cara Menuliskannya?Cara Menuliskan Singkatan dan Akronim yang Benar Menurut PUEBIPerbedaan Denotasi dan Konotasi serta Contohnya di Kalimat

Baca juga artikel terkait KONJUNGSI atau tulisan menarik lainnya Rizal Amril Yahya

(tirto.id - ray/ale)

Penulis: Rizal Amril Yahya

Editor: Alexander Haryanto

Kontributor: Rizal Amril Yahya

   

Konjungsi atau kata hubung dalam Bahasa Indonesia

.

Penjelasan:maaf kalau salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh RAIHANWIJ4Y4 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 17 Jan 22