Dua bersaudara ini yatim piatu.orang tuanya meninggal karena sang kakak

Berikut ini adalah pertanyaan dari kabinawe10 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Dua bersaudara ini yatim piatu.orang tuanya meninggal karena sang kakak berusia 15 tahun,sedangkan adiknya baru berusia 5 tahun,sang kakak membuat adiknya bahagia.Lanjut dan kembangkanlah ilustrasi cerita diatas menjadi sebuah cerita inspiratif​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Sang kakak selalu bekerja keras setiap harinya agar sang adik tidak kelaparan. Namun, usianya yang begitu belia membuatnya kesusahan mencari pekerjaan dengan gaji yang cukup.

Sang adik selalu menangis dan berdoa setiap malam agar kakaknya diberi pekerjaan yang baik dan mencukupi. Ia bahkan sering berkata pada kakaknya agar ia tidak usah sekolah. Sang kakak menolak, ia ingin adiknya menjadi orang terpelajar agar tidak kesusahan mencari kerja.

Satu tahun berlalu, kini sang adik sudah menduduki bangku SD. Walaupun ia berangkat dengan baju compang camping hasil pemberian orang, ia tak pernah merasa malu. Ia hanya diam begitu diejek oleh teman sekelasnya.

Sang adik yang kini usianya sudah 6 tahun, ringan tangan membantu kakaknya mencari uang. Ia membantu seorang pedagang berjualan gorengan. Setiap harinya ia akan diberi uang 15.000. Ia juga diberi makan siang oleh pedagang baik hati itu.

Walau ia bekerja, sang kakak tidak pernah mengeluh. Ia merasa bangga bisa melihat adiknya dapat merasakan rasanya duduk dibangku kelas. Ia merasa bangga melihat adiknya mendapat nilai bagus. Ia sungguh merasa bangga.

Ia menyekolahkan adiknya hingga ia masuk ke Universitas terkenal dengan beasiswa penuh. Ia menangis terharu mendengar kabar adiknya. Usahanya tidak sia-sia. Kini adiknya bisa mengangkat kepala dengan bangga.

Tepat saat sang adik hendak menghadiri acara wisudanya, sang kakak yang terlalu memaksa diri bekerja tumbang. Ia harus dirawat di rumah sakit. Sang kakak mengalami dehidrasi parah, ia juga kelelahan karena terus memforsir tubuhnya.

Adiknya menangis. Ia tak tahu kabar kakaknya di kampung sana. Ia kira kakaknya baik-baik saja, apalagi sang kakak selalu mengirim surat yang berisikan kabarnya. Rupa-rupanya sang kakak telah berbohong.

Ketika sang adik sampai ke rumah sakit tempat kakaknya dirawat, semuanya sudah terlambat. Kakaknya sudah meninggal, menitipkan sepucuk surat pada suster untuk disampaikan pada sang adik.

Isi surat terakhir itu adalah kejujuran. Kejujuran tentang kabar kakaknya, kondisi kakaknya selama ini. Sang kakak meminta maaf, ia hanya tak ingin membuat adiknya itu khawatir.

Sang adik menangis. Ia akan memastikan tak ada yang bernasib sama seperti kakaknya. Ia berjanji.

5 tahun kemudian, sang adik sukses mendirikan perusahaan makanan instan. Produk-produknya digemari banyak orang, ia sudah menjadi kaya raya.

Tapi ia tak lupa pengorbanan kakaknya. Ia mencari, mencari, dan mencari hingga ke pelosok negeri. Apa yang ia cari?

Anak-anak yatim piatu, orang miskin, dan orang-orang berkebutuhan khusus. Itu yang ia cari.

Dengan uangnya, ia memastikan orang-orang itu tak tersiksa lagi. Ia menolong mereka dengan tulus, sebagaimana kakaknya yang dengan tulus berkorban agar ia bisa sekolah.

Tamat.

Penjelasan:

Maaf kalo gaje.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh HydrangeaAndMint dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 01 Aug 21