Kunci jawaban BHS Indonesia hlmn 222 kls 7

Berikut ini adalah pertanyaan dari annisaazzahrah788 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Kunci jawaban BHS Indonesia hlmn 222 kls 7

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

ORIENTASI

Seekor kuda sedang berjalan dari sebuah ladang gandum menuju sebuah hutan yang lebat. Kuda itu telah puas memakan gandum yang ada di ladang itu. Dia tampak gembira karena tidak ada petani gandum yang menjaga ladangnya.

KOMPLIKASI

Ketika dia menuju hutan lebat, di tengah jalan kuda itu melihat sesuatu.“Itu seperti kulit harimau,” gumam kuda itu. Kuda itu lalu mendekatinya dan ternyata memang benar apa yang dilihatnya adalah kulit harimau yang tak sengaja ditinggalkan oleh para pemburu harimau. Kuda itu mencoba memakai kulit harimau itu, “Wah, kebetulan sekali, kulit harimau ini sangat pas di tubuhku. Apa yang akan kulakukan dengannya ya?”

Terlintaslah di benak kuda itu untuk menakuti binatang-binatang hutan yang melewati dirinya. “Aku harus segera bersembunyi. Tempat itu harus gelap dan sering dilalui oleh binatang hutan. Di mana ya?” tanya kuda dalam hati sambil mencari tempat yang cocok. Akhirnya, dia menemukan semak-semak yang cukup gelap untuk bersembunyi, lalu masuk kedalamnya dengan menggunakan kulit harimau. Tak lama kemudian,beberapa domba gunung berjalan ke arahnya. Kuda itu menggumam bahwa domba-domba itu cocok dijadikan sasaran empuk kejahilannya.

....

RESOLUSI

Kali ini, kuda itu menunggu lebih lama dari biasanya, tetapi hal itu tidak membuatnya bosan. Tiba-tiba, seekor kucing hutan berlari sambil membawa seekor tikus di mulutnya. Kucing itu tidak melewati semak-semak, kucing hutan itu duduk menyantap tikus yang ia tangkap di dekat pohon besar. “Ah, ternyata kucing itu tidak melewati semak-semak ini. Biarlah aku membuatnya kaget di sana,” kata kuda itu dalam hati. Kudaitu pun keluar dari semak-semak dan berjalan hati-hati mendekati kucing hutan. Saat jaraknya sudah sangat dekat dengan kucing hutan, kuda itu mengaum seperti halnya seekor harimau, tetapi rupanya dia tidak sadar bahwa bukannya mengaum, dia malah meringkik. Mendengar suara itu, kucing hutan menoleh ke belakang dan melihat seekor kuda berkulit harimau. Sesaat, kucing hutan itu siap-siap mengambil langkah seribu, tetapi ia malah tertawa terbahak-bahak sembari berkata, “Saat aku melihatmu memakai kulit harimau itu, aku pasti akan lari ketakutan,tapi rupanya suaramu itu ringkikan kuda, jadi aku tidak takut, hahaha!” Kucing hutan itu juga berkata kepada kuda bahwa sampai kapan pun, suara ringkiknya tidak akan bisa berubah jadi auman.

KODA

Kuda berkulit harimau yang menjadi tokoh pada cerita itu melambangkan bahwa sepandai-pandainya orang berpura- pura, suatu saat akan terbongkar juga kepura-puraannya itu. Kejujuran merupakan sikap yang paling indah di dunia ini.

Tentukan tokoh dan penokohan tokoh fabel yang telah kalian baca beserta alasan dan pembuktiannya dalam tabel berikut ini!

Tokoh: Kuda

Watak : Licik tetapi kurang cerdas

Pengembangan watak: kegiatan tokoh

bukti dalam teks: paragraf 1

Pengembangan watak tokoh: dialog tokoh dengan diri sendiri

bukti dalam teks: paragraf 3

Pengembangan watak tokoh: dialog dengan tokoh lain

bukti dalam teks: paragraf 6

Tokoh: domba

Watak: penakut dan mudah percaya

Pengembangan watak: kegiatan tokoh

Bukti dalam teks: paragraf 4

Tokoh: tapir

Watak: mudah terkejut dan penakut

Pengembangan watak: dialog tokoh dengan diri sendiri

Bukti dalam teks: paragraf 5

Tokoh: kucing hutan

Watak: berani, cerdas, dan berpikir sebelum bertindak

Pengembangan watak: kegiatan tokoh dan dialog dengan tokoh lain

Bukti dalam teks: paragraf 6

Tuliskan hasil telaahmu tentang struktur teks dengan cara melengkapi paparan berikut!

Teks fabel di atas sudah berisi struktur fabel secara lengkap. Pada awal cerita terdapat orientasi yaitu ada pengenalan tokoh dengan latar kejadiannya.

Bagian komplikasi pada fabel tersebut berupa peristiwa konflik atau permasalahan antara kuda dengan domba dan tapir.

Bagian resolusi pada fabel tersebut berupa peristiwa pemecahan masalah yang diselesaikan oleh kucing hutan

Bagian koda pada fabel tersebut berupa peristiwa penyampaian nilai moral mengenai dongeng tersebut.

Penjelasan:

semoga membantu, maaf kalo salah

Jawaban:ORIENTASISeekor kuda sedang berjalan dari sebuah ladang gandum menuju sebuah hutan yang lebat. Kuda itu telah puas memakan gandum yang ada di ladang itu. Dia tampak gembira karena tidak ada petani gandum yang menjaga ladangnya.KOMPLIKASIKetika dia menuju hutan lebat, di tengah jalan kuda itu melihat sesuatu.“Itu seperti kulit harimau,” gumam kuda itu. Kuda itu lalu mendekatinya dan ternyata memang benar apa yang dilihatnya adalah kulit harimau yang tak sengaja ditinggalkan oleh para pemburu harimau. Kuda itu mencoba memakai kulit harimau itu, “Wah, kebetulan sekali, kulit harimau ini sangat pas di tubuhku. Apa yang akan kulakukan dengannya ya?”Terlintaslah di benak kuda itu untuk menakuti binatang-binatang hutan yang melewati dirinya. “Aku harus segera bersembunyi. Tempat itu harus gelap dan sering dilalui oleh binatang hutan. Di mana ya?” tanya kuda dalam hati sambil mencari tempat yang cocok. Akhirnya, dia menemukan semak-semak yang cukup gelap untuk bersembunyi, lalu masuk kedalamnya dengan menggunakan kulit harimau. Tak lama kemudian,beberapa domba gunung berjalan ke arahnya. Kuda itu menggumam bahwa domba-domba itu cocok dijadikan sasaran empuk kejahilannya.....RESOLUSIKali ini, kuda itu menunggu lebih lama dari biasanya, tetapi hal itu tidak membuatnya bosan. Tiba-tiba, seekor kucing hutan berlari sambil membawa seekor tikus di mulutnya. Kucing itu tidak melewati semak-semak, kucing hutan itu duduk menyantap tikus yang ia tangkap di dekat pohon besar. “Ah, ternyata kucing itu tidak melewati semak-semak ini. Biarlah aku membuatnya kaget di sana,” kata kuda itu dalam hati. Kudaitu pun keluar dari semak-semak dan berjalan hati-hati mendekati kucing hutan. Saat jaraknya sudah sangat dekat dengan kucing hutan, kuda itu mengaum seperti halnya seekor harimau, tetapi rupanya dia tidak sadar bahwa bukannya mengaum, dia malah meringkik. Mendengar suara itu, kucing hutan menoleh ke belakang dan melihat seekor kuda berkulit harimau. Sesaat, kucing hutan itu siap-siap mengambil langkah seribu, tetapi ia malah tertawa terbahak-bahak sembari berkata, “Saat aku melihatmu memakai kulit harimau itu, aku pasti akan lari ketakutan,tapi rupanya suaramu itu ringkikan kuda, jadi aku tidak takut, hahaha!” Kucing hutan itu juga berkata kepada kuda bahwa sampai kapan pun, suara ringkiknya tidak akan bisa berubah jadi auman.KODAKuda berkulit harimau yang menjadi tokoh pada cerita itu melambangkan bahwa sepandai-pandainya orang berpura- pura, suatu saat akan terbongkar juga kepura-puraannya itu. Kejujuran merupakan sikap yang paling indah di dunia ini.Tentukan tokoh dan penokohan tokoh fabel yang telah kalian baca beserta alasan dan pembuktiannya dalam tabel berikut ini!Tokoh: KudaWatak : Licik tetapi kurang cerdasPengembangan watak: kegiatan tokohbukti dalam teks: paragraf 1Pengembangan watak tokoh: dialog tokoh dengan diri sendiribukti dalam teks: paragraf 3Pengembangan watak tokoh: dialog dengan tokoh lainbukti dalam teks: paragraf 6Tokoh: dombaWatak: penakut dan mudah percayaPengembangan watak: kegiatan tokohBukti dalam teks: paragraf 4Tokoh: tapirWatak: mudah terkejut dan penakutPengembangan watak: dialog tokoh dengan diri sendiriBukti dalam teks: paragraf 5Tokoh: kucing hutanWatak: berani, cerdas, dan berpikir sebelum bertindakPengembangan watak: kegiatan tokoh dan dialog dengan tokoh lainBukti dalam teks: paragraf 6Tuliskan hasil telaahmu tentang struktur teks dengan cara melengkapi paparan berikut!Teks fabel di atas sudah berisi struktur fabel secara lengkap. Pada awal cerita terdapat orientasi yaitu ada pengenalan tokoh dengan latar kejadiannya.Bagian komplikasi pada fabel tersebut berupa peristiwa konflik atau permasalahan antara kuda dengan domba dan tapir.Bagian resolusi pada fabel tersebut berupa peristiwa pemecahan masalah yang diselesaikan oleh kucing hutanBagian koda pada fabel tersebut berupa peristiwa penyampaian nilai moral mengenai dongeng tersebut.Penjelasan:semoga membantu, maaf kalo salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh FFGAMING999 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 30 Jun 21