Quiztulislah puisi untuk nakes/tenaga kesehatan​

Berikut ini adalah pertanyaan dari aliyyatika2008 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Quiz
tulislah puisi untuk nakes/tenaga kesehatan​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Aku berdiri di sudut pintu,

kakiku beku diborgol jagat,

bertabur pilu,

aku segera bangkit,

melawan raga yang terjangkit.

Sepatuku hazmat menyekatku ke ujung bilik kaca...

Penggalan puisi bertajuk 'Nirbaya' karya Lucia Arita Ayu mahasiswi Poltekes Kemenkes Semarang tersebut menggetarkan semua yang menyaksikan. Lomba cipta dan baca puisi Polkesmar nasional yang ditayangkan lewat channel youtube tersebut bertujuan untuk memberikan spirit moral bagi tenaga medis yang berjuang di garda depan melawan pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, perjuangan dan pengorbanan tenaga medis sering kita dengar, lihat, dan rasakan, dari satu sisi saja ketika mereka berjuang sekadar mengenakan alat pelindung diri (APD). Ketika kita menyaksikannya saja sudah membuat kita kepanasan lantaran banyaknya lapisan yang harus mereka kenakan.

Mereka pasti sangat tidak nyaman. Belum lagi berjam-jam mereka harus memakainya dalam bekerja. Publik juga sudah mengetahui banyak tenaga medis yang telah gugur setelah dinyatakan terpapar Covid-19. Hal ini terjadi karena mereka memperjuangkan hidupnya untuk menyelamatkan bangsa ini.

Dalam hati para tenaga medis pun menjerit, menangis ibarat dalam dasyatnya medan pertempuran melawan Covid-19 demi menyelamatkan pasien-pasien yang terus berdatangan. Adapun lawan dalam pertempuran tersebut tidak kelihatan karena ukurannya mikro, tetapi siap menyerang semua orang juga tenaga medis yang berada di garda depan.

Sungguh sangat ironis sekali, mereka yang berada di garda depan malahan menjadi korban. Kalau hal itu terjadi berlarut-larut, jumlah tenaga medis yang tersedia semakin berkurang, padahal agresifitas Covid-19 semakin tak terkendali. Prosentase yang tidak seimbang itu akan membayakan situasi negara pada kesehatan warganya.

Ada kalimat menyentuh yang mereka sampaikan ke publik. "Kalian tetap di rumah untuk kami, kami tetap bekerja untuk kalian"Â. Demikian pesan moral dari para tenaga medis yang mengandung makna mendalam. Kalimat tersebut mengisyaratkan suatu himbauan sebagai salah satu cara memutus mata rantai penularan Covid-19 (Rita Kartika Sari, 2020).

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh haskuanabiana dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 23 Nov 21