Kaidah kebahasaan (kata kerja, kata benda, kata gamti, dan kalimat

Berikut ini adalah pertanyaan dari eyeyhshshaha pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Kaidah kebahasaan (kata kerja, kata benda, kata gamti, dan kalimat persuasi) berdasarkan teks kritik sastra berikut!Puisi : Aku
Karya : Chairil Anwar
Kritik sastra memetik

Aku.
Kalau sampai waktura
Kumau tak seorang yang merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar pelun menembus kulitku Aku tetap meradang, menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedin peri dan aku lebih tak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi.​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan, puisi karya Chairil Anwar yang berjudul “Aku” , penulis memiliki dua gaya bahasa diantaranya, gaya bahasa penegasan dan gaya bahasa perbandingan. Dalam gaya bahasa tersebut terdapat beberapa majas yaitu majas hiperbola, metafora dan tautologi. Majas hiperbola merupakan majas yang maknanya dilebihlebihkan seperti yang tergambar pada baris kelima sampai baris kesembilan. Adapun pada baris kelima juga termasuk pada majas metafora atau bahasa kiasan karena termasuk pada gaya bahasa perbandingan meskipun tidak menggunakan kata-kata pembanding dan pada baris kesembilan sampai baris kesebelas termasuk pada majas tautologi karena baris tersebut disertai ulangan bunyi.

SEMOGA BERMANFAAT ;)

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh rahakbauwjessica9 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 27 Apr 22