pidato tentang budayakan hemat energi listrik disekolah ​

Berikut ini adalah pertanyaan dari mfahriardiansyah265 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Pidato tentang budayakan hemat energi listrik disekolah ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Pidato Hemat Energi Listrik

Assalamualaikum wr.wb

Yang terhormat Ibu Nurbaiti AB.

Dan juga teman-teman yang saya sayangi

Puji syukur kepada Allah SWT karena berkat karunia-Nya lah kita semua dapat berkumpul di kelas 9.1 yang kita cintai ini.

Izinkanlah saya sebagai wakil dari teman-teman untuk membacakan pidato tentang hemat energi listrik di hari yang membahagiakan ini.

Teman-teman sekarang ini negara kita sedang dilanda krisis, yaitu krisis energi. Banyak dari energi kita yang sudah menipis karena masyarakat kita sendiri tidak menjaga dan menggunakannya dengan baik. Salah satu dari energi-energi tersebut adalah energi listrik.

Energi listrik secara ilmiah adalah energi akhir yang dibutuhkan bagi peralatan listrik untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan ataupun untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Energi yang dihasilkan ini dapat berasal dari berbagai sumber misalnya, air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari dan lainnya. Energi ini besarnya dari beberapa volt sampai ribuan hingga jutaan volt.

Energi listrik tersebut bukanlah energi yang dapat didaur ulang atau diperbaharui. Jadi sebagai warga Negara Indonesia yang baik kita harus menjaga energi tersebut agar tidak cepat habis dan juga penghematan biaya pengeluaran keluarga.

Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dan menumbuhkan sikap hemat energi listrik di rumah tangga, antara lain : Menyambung daya listrik dari PLN sesuai dengan kebutuhan. Rumah Tangga kecil misalnya, cukup dengan daya 450 VA atau 900 VA, rumah tangga sedang cukup dengan daya 900 VA hingga 1300 VA. Memilih peralatan rumah tangga yang tepat dan sesuai kebutuhan. Membentuk perilaku anggota rumah tangga yang hemat listrik, seperti: Menyalakan alat-alat listrik hanya saat diperlukan. Menggunakan alat-alat listrik secara bergantian. Menggunakan tenaga listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga (produktif). Peralatan listrik rumah tangga pada umumnya sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang hemat, namun pada prakteknya masih ditemukan pemborosan energi listrik. Hal ini dapat terjadi antara lain karena penggunaan peralatan dengan cara yang kurang tepat.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk dapat menghemat listrik di rumah maupun di mana saja. Setiap individu atau keluarga pasti mempunyai cara masing-masing. Cukup sekian yang dapat saya sampaikan apabila ada kata-kata yang salah kepada Allah swt. saya mohon ampun.

Wassalamualaikum wr.wb

Penjelasan:

mp klo slh klo membantu tlng klik terimakasih^^

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh surgaduniaaa354 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 01 Jan 23