Dendam Menghancurkan Persahabatan Siang itu saat jam istirahat, lima orang

Berikut ini adalah pertanyaan dari fahrisa248 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Dendam Menghancurkan Persahabatan Siang itu saat jam istirahat, lima orang siswi yang sudah bersahabat sejak lama yaitu Meisya, Rara, Florina, Fira, dan Salsa sedang duduk santai di kantin. Meisya : Eh, kalian mau pesan minuman apa? rara : Aku es jeruk dong salsa : Aku juga es jeruk. meisya : Ya udah, semuanya es jeruk aja ya, biar sama. florina :lya gitu aja biar nggak kelamaan buatnya. meisya : Oke deh. (sambil bangkit dan memesan minuman) Fira : Minumnya biar aku aja ya yang bayar. Udah lama banget nggak nraktir kalian nih. Rara : Makasih ya Fir (terlihat sangat senang) Bel tanda masuk berbunyi. Folrina : Eh udah bel tuh. Ke kelas yuk! (sambil berdiri) Meisya : Yuk! (seraya bangkit dan mengajak teman yang lain) Di kelas, pelajaran sudah dimulai. Ibu guru telah berada di depan kelas untuk melanjutkan pelajaran minggu lalu. Guru : Anak-anak, seperti yang sudah ibu tugaskan minggu lalu, kita akan belajar membuat telur asin. Silahkan kumpul dengan anggota kelompok masing-masing. Kemudian keluarkan barang-barang yang sudah ibu suruh bawa dan letakkan di atas meja. Florina : Kalian bawa barang yang udah dibagi kemarin kan? Fira : Bawa dong. (mengeluarkan barang-barang dan menaruhnya di atas meja) Salsa : Kok abu gosoknya banyak banget sih. Kita kan cuma butuh dikit. Meisya : Emang segitu kok abu gosoknya. Fira : Tapi setauku enggak sebanyak ini. Ini sih berlebihan. Rara : Emang segitu kok Fir. Florina : Kok kalian nggak percaya sih? Bener kata Meisya dan Rara, abu gosoknya emang segitu. (sedikit kesal) Salsa : Tapi nggak sebanyak itu Flor. Iya kan Fir? Fira :lya, nggak sebanyak itu. Sini biar aku aja yang ngerjain! (mengambil abu gosok) Meisya : Biar aku ajal Kalian itu nggak tau. (mengambil abu gosok dari tangan Fira) Meisya, Rara, Florina, Fira, dan Salsa saling berebut abu gosok dan akhirnya semua abu gosoknya tumpah dan mereka terjatuh. Guru : Apa-apaan ini? Kenapa abu gosoknya tumpah dan berantakan seperti ini? Sekarang kalian bersihkan sampai bersih dan nilai kalian Ibu kurangi. (terlihat marah). Fira : Gara-gara kalian sih, nilai kita jadi dikurangin! (bicara pada Florina, Meisya, dan Rara) Rara : Kok jadi kita sih yang disalahin? Itu semua kan gara-gara kamu! Salsa : Ini gara-gara kamu! Florina : Kalian sih ngrebut abu gosoknya! Jadi kita yang kena imbasnya. Mereka saling menyalahkan satu sama lain tanpa ada satupun yang mau mengalah dan minta maaf. Persahabatan mereka terpecah. Fira dan Salsa menjauh dari Florina, Meisya dan Rara. Mereka saling berencana untuk membalas dendam. Saat itu pelajaran Bahasa Indonesia, mereka sedang belajar di perpustakaan. Florina :Eh eh eh, kalian kasih buku ini ke Salsa sama Fira. Biar mereka dimarahin sama Bu Guru. Biar tau rasa. (berbisik-bisik dengan Meisya dan Rara sambil menyobek buku perpustakaan) Meisya : Nih ada buku. Bu Guru nyuruh kalian baca. (memberikannya dengan malas-malas) Rara : Ibu Guru! Lihat deh, Salsa sama Fira ngrobek buku perpustakaan! (setengah berteriak sambil menunjuk Salsa dan Fira) Guru : Apa yang kalian lakukan sama buku itu? Dasar anak nakal, selalu saja berulah. Sekarang kalian ibu hukum untuk merapikan buku di perpustakaan ini! (sangat marah) Fira : Tapi bukan kita Bu pelakunya. Kita cuma dijebak. Guru : Tidak usah banyak alasan! Jalani saja hukuman yang Ibu berikan! Salsa : Baik Bu. Saat di kelas, Ibu Guru sedang menjelaskan pelajaran, tetapi Florina, Meisya, dan Rara ramai sendiri dan mengobrol di kelas. Ibu Guru yang melihatnya menjadi jengkel dan marah karena merasa tidak dihargai. Guru : Rara, Florina, Meisya ! Apa yang sedang kalian lakukan? Ibu sedang menerangkan tapi kalian justru ramai sendiri. Sudah merasa pintar? Meisya : Enggak Bu. Maafkan kami. Guru : Kalian Ibu hukum karena terlalu sering berbuat onar. Sepulang sekolah, kalian bertiga bersihkan kelas sampai bersih. Florina : Ta tapi Bu Guru : Tidak ada tapi-tapian. Lakukan saja tugas kalian. Sepulang sekolah, Florina, Meisya, dan Rara melaksanakan hukuman yang diberikan Ibu Guru. Setelah selesai, Salsa dan Fira menghampiri mereka bertiga. Florina : Mau apa kalian? Mau mengejek kami? Fira : Kita capek musuhan terus terus sama kalian. Lebih baik kita baikan dan bersahabat lagi. Rara : Benar kata Fira. Kita jadi sering dihukum karena saling mencoba balas dendam. Meisya : Aku juga setuju dengan mereka. Salsa : Aku juga. Florina : Sebenernya, aku juga ngerasa kaya gitu. Kalo gitu, maafin kami ya. Fira & Salsa: Iya, maafin kita juga ya. Kita sahabatan lagi kan? Rara : Tentu. Jangan pernah marahan lagi kaya kemarin ya. Mereka berlima akhirnya saling bermaafan dan kembali bersahabat seperti dahulu. Tidak ada permusuhan lagi di antara mereka.Soal : 1. Identifikasilah unsur intrinsik drama tersebut!
2. Identifikasilah unsur ekstrinsik teks drama tersebut​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

1. Unsur Intrinsik Drama:

- Tema: Drama ini mengangkat tema tentang persahabatan, dendam, saling menyalahkan, dan akhirnya memaafkan.

- Plot: Cerita drama ini mengikuti alur konflik antara lima teman yang awalnya bersahabat, kemudian terpecah akibat saling menyalahkan dan dendam, namun akhirnya memperbaiki hubungan mereka.

- Tokoh: Terdapat beberapa tokoh utama dalam drama ini, antara lain Meisya, Rara, Florina, Fira, dan Salsa, serta Guru sebagai tokoh pendukung.

- Latar: Drama ini berlatar di sekolah, kantin, kelas, dan perpustakaan.

- Amanat: Amanat yang dapat diambil dari drama ini adalah pentingnya memahami, menghormati, dan memaafkan satu sama lain dalam sebuah persahabatan.

2. Unsur Ekstrinsik Teks Drama:

- Penulis: Teks drama ini tidak mencantumkan nama penulisnya.

- Sumber: Teks drama ini tidak mencantumkan sumbernya, sehingga asal-usul dan inspirasi drama ini tidak diketahui.

- Konteks Sosial: Drama ini menggambarkan dinamika persahabatan di kalangan siswa sekolah, serta menggambarkan pentingnya menjaga hubungan yang baik antara teman-teman.

- Tujuan: Drama ini ditulis dengan tujuan menghibur dan memberikan pesan moral kepada pembaca tentang pentingnya memaafkan dan memperbaiki hubungan persahabatan.

- Pengaruh: Drama ini dapat memengaruhi pembaca untuk lebih memahami arti pentingnya memaafkan, bekerja sama, dan menjaga persahabatan dengan baik.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh 4dityafian24ow55br dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 18 Aug 23