Jelaskan pentingnya penggunaan jeda saat membaca puisi​

Berikut ini adalah pertanyaan dari dpita176 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Jelaskan pentingnya penggunaan jeda saat membaca puisi​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Teknik, Penjedaan, dan Penginderaan dalam Puisi – Kalian pasti pernah melihat orang lain membacakan puisi. Jika kalian perhatikan, akan ada kesesuaian gerakan dengan apa yang dibaca. Misalnya, ketika mereka membaca baris puisi berikut ini.

Teknik, Penjedaan, dan Penginderaan dalam Puisi

Teknik, Penjedaan, dan Penginderaan dalam Puisi

Dan aku mendengar kepakan sayap

(Aminah Mia, “Embus”)

Besar kemungkinan pembaca puisi akan menggerakkan tangannya ke arah telinga menandakan dia mendengar sesuatu. Bandingkan dengan ketika pembaca membaca baris ini!

Sssst!

Aku bilang diam!

(Aminah Mia, “Meracau”)

Besar kemungkinan pembaca puisi akan menggerakkan tangannya ke arah bibir.

Dalam pembacaan puisi, hal tersebut dilakukan sebagai usaha untuk merefleksi puisi. Refleksi puisi erat kaitannya dengan penghayatan terhadap puisi. Pada topik ini, kita akan membahas merefleksi puisi melalui penginderaan dalam puisi.

Penginderaan dalam Puisi

Salah satu unsur intrinsik puisi adalah imaji. Imaji atau citraan adalah suatu gambaran yang memberikan pengalaman penginderaan berhubungan dengan benda, peristiwa, atau keadaan yang dialami penulis puisi.

Seorang penulis puisi harus bisa membuat pembaca mengerti perasaan dan hal yang ingin disampaikannya. Jika ia menulis tentang keindahan alam, ia harus bisa membuat pembaca ikut merasakan keindahan alam tersebut. Nah, dalam menyampaikannya itu, penulis puisi akan menggunakan imaji atau penginderaan. Berdasarkan hal itu, penginderaan terbagi ke dalam beberapa jenis seperti berikut ini.

1. Penginderaan/citraan penglihatan

Penginderaan ini menggunakan kata-kata yang merangsang pembaca seolah-olah melihat hal-hal yang disebutkan penulis puisi. Contohnya:

Di sini aku melihat hijau dedaunan

Lalu pasir putih berubah menjadi air

Dan ranting yang coklat itupun terbakar

(Aminah Mia, “Hutan”)

2. Penginderaan /citraan pendengaran

Penginderaan ini menggunakan kata-kata yang merangsang pembaca seolah-olah mendengar hal-hal yang dimaksud penulis puisi.

Terimakasih

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh samuelchris8 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 20 Apr 22