sebutkan unsur kebahasaan dari cerita bawang merah dan bawang putih​

Berikut ini adalah pertanyaan dari senaoktaviola pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Sebutkan unsur kebahasaan dari cerita bawang merah dan bawang putih​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

1. Bahasa Naratif

Cerita ini menggunakan bahasa naratif atau bahasa yang menggambarkan kejadian atau peristiwa yang terjadi secara kronologis. Narasi ini digunakan untuk menyampaikan alur cerita yang terstruktur dan mudah dipahami oleh pembaca.

2. Penggunaan Kata-kata Berulang

Cerita ini juga menggunakan pengulangan kata-kata tertentu, seperti "Bawang Merah" dan "Bawang Putih" yang sering muncul dalam cerita. Pengulangan kata-kata ini berfungsi untuk memperkuat identitas karakter dan mengaitkan alur cerita.

3. Gaya Bahasa Simbolik

Dalam cerita ini terdapat penggunaan gaya bahasa simbolik, di mana karakter Bawang Merah dan Bawang Putih mewakili sifat-sifat manusia yang berbeda. Bawang Merah melambangkan sifat manusia yang rakus dan tamak, sedangkan Bawang Putih melambangkan sifat manusia yang lembut dan penyayang.

4. Penggunaan Dialog

Cerita ini juga menggunakan dialog antara karakter-karakter yang terlibat dalam cerita. Dialog digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan penting dalam cerita dan memberikan penjelasan tentang alur cerita.

5. Gaya Bahasa Deskriptif

Cerita ini menggunakan gaya bahasa deskriptif atau bahasa yang mendeskripsikan karakter, tempat, dan keadaan yang terjadi dalam cerita. Gaya bahasa deskriptif ini membuat pembaca dapat membayangkan gambaran yang jelas tentang cerita yang disampaikan.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Dendrocygnaz dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 05 Jul 23