Memiliki nama asli Raden Mas Soewardi, putra dari Kanjeng Pangeran

Berikut ini adalah pertanyaan dari elvanmhp7 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Memiliki nama asli Raden Mas Soewardi, putra dari Kanjeng Pangeran Harjo Soerjaningrat dan Raden Ayu Sandijah, Ki Hadjar Dewantara lahir pada tanggal 2 Mei 1889. Walaupun orang tua Raden Mas Soewardi yang masih keturunan langsung Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Harjo Surjo Soesroningrat atau Sri Paduka Paku Alam III, tidak diperbolehkan tinggal di keraton Puro Pakualam. Hal ini karena ayahnya menentang pemerintah Belanda, sehingga Gubernur Jenderal Belanda memindahkan keluarganya dari istana Puro Pakualam dan menempatkan mereka di salah satu istana yang terletak persis di sebelah timur istana. Karena itulah Raden Mas Soewardi berkesempatan untuk bergaul dengan teman-teman dari berbagai kalangan. Apa gaya bahasa yang digunakan teks wacana di atas?...​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Dari wacana di atas, dapat diketahui bahwa gaya bahasa yang digunakan adalah gaya bahasa yang tak resmi dan sederhana. Gaya bahasa tak resmi digunakan karena wacana tersebut terdapat dalam karya tulis. Sedangkan gaya sederhana digunakan karena penulis menyampaiakan fakta dan bukti untuk menyakinkan pembaca.

Pembahasan:

Gaya bahasa merupakan cara penulis mengungkapkan pikirannya melalui bahasa secara khas yang bisa memperlihatkan kepribadian penulis (pemakaian bahasa) dan juga memperlihatkan jiwa sang penulis. Gaya bahasa memiliki hubungan erat yang timbal-balik dengan kosa kata.

Jenis-Jenis Gaya Bahasa

  • Gaya bahasa berdasarkan pilihan katanya terbagi menjadi 3, yaitu gaya bahasa resmi, tak resmi, dan percakapan.
  • Gaya bahasa berdasarkan nadanya terbagi menjadi 3, yaitu gaya bahasa sederhana, mulia dan bertenaga, serta menengah.
  • Gaya bahasa berdasarkan struktur kalimatnya terbagi menjadi 5, yakni klimaks, anti-klimaks, paralelisme, repetisi, dan antithesis.
  • Gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna terbagi menjadi 2 bagian besar, yakni gaya bahasa retorika (cont. aliterasi, apostrof, elipsis, dan sebagainya) dan gaya bahasa kiasan (cont. hiperbola, metafora, alegori, dan sebagainya)

Pelajari lebih lanjut:

Materi mengenai Macam-Macam Majas pada yomemimo.com/tugas/23179480

#BelajarBersamaBrainly #SPJ1

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh esakaes dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 04 Jul 23