Suatu ketika, seorang kakek bijaksana mendatangi cucunya yang belakangan ini

Berikut ini adalah pertanyaan dari saskiarisma37 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Suatu ketika, seorang kakek bijaksana mendatangi cucunya yang belakangan ini selalu tampak murung. “Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah ceriamu itu?” tanya si Kakek. “Kakek, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tidak ada habis-habisnya,” jawab pemuda itu dengan lesu. Si Kakek tersenyum. “Ambillah segelas air dan dua genggam garam, bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.” Si pemuda pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan kakeknya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta. “Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke gelas itu,” kata Si Kakek. “Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.” Pemuda itu pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin. “Bagaimana rasanya?” tanya si Kakek. “Asin, dan perutku jadi mual,” jawab pemuda itu dengan wajah yang masih meringis. Si Kakek tertawa terkekeh-kekeh melihat wajah cucunya yang meringis keasinan. “Sekarang kau ikut aku.” Si Kakek membawa cucunya ke danau di dekat tempat mereka. “Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.” Pemuda itu menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan kakek, begitu pikirnya. “Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata si Kakek. Pemuda itupun menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, si Kakek bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?” “Segar, segar sekali,” kata pemuda itu sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya. “Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?” “Tidak sama sekali,” kata pemuda itu sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Si Kakek hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan cucunya itu meminum air danau sampai puas. “Nak,” kata si Kakek setelah cucunya selesai minum. “Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Begitulah hidup..kau masih muda dan perlu banyak makan garam kehidupan.” “Semua orang mengalami masalah dalam hidupnya, dan merasakan asinnya penderitaan karena masalah tersebut. Namun yang membedakan adalah sangat bergantung dari besarnya hati yang menampungnya. Jadi, supaya kamu tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas, dan jadikan hatimu sebesar danau.”tolong tentukan struktur nya , tolong banget besok dikumpulkan dan tolong sekali lagi untuk baca yang teliti kak ....​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Penjelasan:

Teks tersebut berbentuk narasi atau cerita pendek yang mengandung pesan moral.

Strukturnya dapat dilihat sebagai berikut:

Pendahuluan:

a. Si kakek menanyakan alasan cucunya yang selalu murung

b. Cucu menjawab bahwa hidupnya penuh dengan masalah

Isi cerita:

a. Si kakek memberi tugas kepada cucunya untuk membawa air dan garam

b. Si kakek meminta cucu memasukkan garam ke dalam air dan meminumnya

c. Cucu merasakan rasa asin dan mual

d. Si kakek membawa cucu ke danau dan meminta cucu menaburkan garam ke dalamnya

e. Si kakek meminta cucu untuk meminum air dari danau

f. Cucu merasakan air danau yang segar dan tidak terasa asin lagi

Pesan moral:

a. Si kakek mengajarkan bahwa segala masalah dalam hidup seperti segenggam garam

b. Besarnya hati menentukan seberapa besar masalah yang dapat ditampung

c. Untuk tidak merasa menderita, kita harus memiliki hati yang sebesar danau

Dalam struktur narasi ini, pendahuluan digunakan untuk memperkenalkan karakter dan situasi awal cerita, sedangkan isi cerita mengandung konflik atau peristiwa yang terjadi dan diikuti dengan pesan moral sebagai pengarahan atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita tersebut.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh simanjuntakariel138 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 01 Jul 23