Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar! Bacalah teks cerita

Berikut ini adalah pertanyaan dari saharmins57576 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar! Bacalah teks cerita inspiratif berikut kemudian susunlah 4 buah kalimat yang bermajas berdasarkan cerita tersebut!!! Pada zaman dahulu, ada seorang anak laki-laki. Dia cerdas, berbakat, dan tampan. Sayangnya, dia sangat egoistis dan mudah marah, tidak ada yang mau menjadi temannya. Sering dia marah- Orang tua anak itu sangat cemas dengan temperamen anaknya. Mereka berpikir apa yang harus mereka lakukan. Suatu hari , ayahnya mendapat suatu ide. Dia memanggil anaknya dan memberi palu dan sekantong paku kepada anaknya. Sang ayah berkata, “Setiap kamu mau marah, ambil paku dan tancapkan ke pagar tua depan rumah kita sekeras mungkin. Pagar kayu itu ternyata sangat keras. Palu yang digunakan cukup berat. Karena anak laki-laki itu begitu beringas, pada hari pertama saja dia sudah menancapkan 37 paku. Hari demi hari, minggu demi minggu, jumlah paku yang ditancapkan semakin lama semakin berkurang. Setelah beberapa waktu, anak itu mulai paham bahwa menahan amarah itu lebih mudah daripada menancapkan paku ke pagar. Suatu hari anak itu tidak lagi memerlukan palu dan paku. Dia telah belajar menahan amarah dengan baik. Lalu dia datang ke ayahnya dan bercerita tentang keberhasilannya menahan amarah. "Sekarang setiap saat, jika mampu menahan amarah dalam sehari, cabut paku yang sudah tertancap di pagar. Sekian waktu berlalu. Akhirnya sang anak bangga setelah semua paku tercabut hilang semuanya. Saat dia datang ke ayahnya dan menceritakan semuanya, dia menawarkan untuk merapikan dan merawat pagar. “Kamu sudah berhasil, Nak, tetapi coba perhatikan lubang bekas paku itu. Pagar itu tidak akan bisa menjadi seperti semula, sudah cacat," kata ayahnya. "Hal yang sama terjadi saat kamu menyakiti orang dengan ucapanmu. Kata-kata meninggalkan bekas luka di hati sama halnya lubang bekas paku di pagar. Ingat, kita harus memperlakukan setiap orang dengan sayang dan hormat, sebab meskipun telah memohon maaf dan dimaafkan, luka di hati tidak akan pernah hilang," nasihat ayah.​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

  1. "Amarah adalah palu dan kata-kata adalah paku, keduanya meninggalkan bekas luka yang tak terlihat seperti lubang di sebuah pagar," kata ayah itu.
  2. "Sebuah pelajaran yang berharga," kata anak itu saat dia merenungkan lubang-lubang bekas paku di pagar tua itu.
  3. "Ketika kamu menyakiti seseorang dengan kata-kata, luka di hatinya akan sama sulitnya dihilangkan seperti bekas paku di pagar," kata sang ayah.
  4. "Dengan belajar menahan amarah, sang anak belajar bahwa ucapan juga memiliki kekuatan dan dampak yang besar," kata sang ayah dengan bangga.

Penjelasan:

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh BrainChamp dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 28 May 23