Pendapat bangsa lain terhadap peninggalan dan kebiasaan hindu budha di

Berikut ini adalah pertanyaan dari ainayyada4091 pada mata pelajaran Sejarah untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Pendapat bangsa lain terhadap peninggalan dan kebiasaan hindu budha di indonesia?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Pendapat bangsa lain terhadap peninggalan dan kebiasaan Hindu-Budha di Indonesia beragam. Berikut adalah beberapa pendapat dari beberapa bangsa:

1. India: India melihat Indonesia sebagai tempat yang sangat penting dalam sejarah peradaban Hindu-Budha. India juga merasa bangga bahwa agama dan budaya Hindu-Budha masih lestari di Indonesia hingga saat ini.

2. China: China juga mengakui keberadaan peradaban Hindu-Budha di Indonesia. Namun, pada abad ke-14, Dinasti Ming di China mengirim seorang utusan untuk meminta agar kerajaan-kerajaan di Indonesia memutuskan hubungan mereka dengan agama Hindu-Budha dan beralih ke agama Islam.

3. Arab: Bangsa Arab yang memperkenalkan agama Islam ke Indonesia juga melihat keberadaan agama Hindu-Budha sebagai suatu hal yang perlu dihapuskan. Namun, meskipun banyak orang Indonesia yang memeluk Islam, budaya dan peninggalan Hindu-Budha tetap lestari hingga saat ini.

4. Eropa: Eropa melihat Indonesia sebagai suatu tempat yang penuh dengan keajaiban karena kekayaan sumber daya alam, keragaman budaya, dan peradaban yang unik. Meskipun pada masa penjajahan, banyak peninggalan Hindu-Budha yang dijarah dan dianggap sebagai benda seni, namun sekarang bangsa Eropa juga turut mendukung pelestarian peninggalan tersebut.

Secara umum, peninggalan dan kebiasaan Hindu-Budha di Indonesia dipandang sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh mlussyzain dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 07 Aug 23