cocokkan ciri ciri kebahasaan Pada karya ilmiah yg berjudul bahaya

Berikut ini adalah pertanyaan dari muhammadrafikzzzx pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Cocokkan ciri ciri kebahasaan Pada karya ilmiah yg berjudul bahaya internet bagi remaja​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

\tt \color{DC143C} {Jaw}\tt \color{F8F8FF} {aban}

1. Ciri-ciri kebahasaan pada karya ilmiah yang berjudul "Bahaya Internet bagi Remaja" antara lain:

2. Menggunakan bahasa formal: Karya ilmiah harus ditulis dengan menggunakan bahasa formal dan menghindari bahasa yang terlalu informal atau slang.

3. Memuat data dan fakta: Karya ilmiah harus didukung oleh data dan fakta yang valid dan terpercaya. Hal ini dapat memberikan kekuatan pada argumen yang dibuat dalam karya ilmiah tersebut.

4. Menggunakan istilah ilmiah: Penggunaan istilah ilmiah yang tepat dapat membantu memperjelas argumen yang dibuat dalam karya ilmiah.

5. Objektif dan netral: Karya ilmiah harus ditulis secara objektif dan netral. Hal ini berarti penulis harus menghindari penggunaan bahasa yang emosional atau subyektif.

6. Memiliki struktur yang jelas: Karya ilmiah harus memiliki struktur yang jelas, termasuk pendahuluan, pengembangan argumen, dan kesimpulan.

7. Referensi dan sumber kutipan: Karya ilmiah

harus mencantumkan referensi dan sumber kutipan yang digunakan untuk mendukung argumen yang dibuat. Referensi dan sumber kutipan harus terverifikasi dan berasal dari sumber yang terpercaya.

8. Tepat sasaran: Karya ilmiah harus ditulis dengan tujuan yang jelas, dalam hal ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya internet bagi remaja.

\tt \color{DC143C} {Penje}\tt \color{F8F8FF} {lasan}

Jawaban di atas memberikan ciri-ciri kebahasaan pada karya ilmiah yang berjudul "Bahaya Internet bagi Remaja". Karya ilmiah yang baik harus ditulis dengan bahasa formal, didukung oleh data dan fakta yang valid dan terpercaya, menggunakan istilah ilmiah yang tepat, ditulis secara objektif dan netral, memiliki struktur yang jelas, mencantumkan referensi dan sumber kutipan yang terverifikasi dan berasal dari sumber yang terpercaya, serta ditulis dengan tujuan yang jelas, yaitu untuk mengidentifikasi bahaya internet bagi remaja.

Dalam konteks karya ilmiah mengenai bahaya internet bagi remaja, hal tersebut menunjukkan bahwa penulis harus memperhatikan keobjektifan dan keakuratan data dan fakta yang digunakan. Selain itu, penulis juga harus menggunakan bahasa formal dan tepat sasaran agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Mencantumkan referensi dan sumber kutipan juga menjadi hal penting agar karya ilmiah tersebut terverifikasi dan dapat dijadikan acuan oleh pembaca lainnya.

\tt \color{DC143C} {Pemba}\tt \color{F8F8FF} {hasan}

Ciri-ciri kebahasaan atau ciri-ciri bahasa adalah fitur-fitur atau sifat-sifat yang terdapat pada bahasa. Beberapa ciri-ciri kebahasaan yang umum dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Arbitrer: Bahasa bersifat arbitrernya karena tidak ada hubungan antara suara dan makna yang dilambangkan oleh simbol-simbol bahasa. Simbol-simbol bahasa yang digunakan hanya merupakan kesepakatan atau konvensi yang dilakukan oleh masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut.

2. Produktif: Bahasa dapat menghasilkan berbagai macam kalimat yang baru dengan cara menggabungkan kata-kata dan struktur kalimat yang sudah ada. Bahkan, bahasa juga dapat menciptakan kata-kata baru untuk mengungkapkan konsep atau ide yang baru.

3. Kompleks: Bahasa memiliki struktur yang kompleks, baik dalam tata bahasa (gramatika) maupun dalam bentuk pengucapannya. Struktur bahasa meliputi unsur-unsur seperti fonologi (sistem bunyi), morfologi (sistem pembentukan kata), sintaksis (struktur kalimat), dan semantik (arti dan pengertian kata).

4. Fleksibel: Bahasa memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dalam budaya dan lingkungan sosial. Bahasa juga dapat mengalami perubahan seiring waktu dan penggunaannya oleh masyarakat.

5. Kreatif: Bahasa dapat digunakan secara kreatif dalam bentuk sastra dan seni. Bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan emosi, citraan, dan makna yang kompleks.

6. Konvensional: Bahasa juga bersifat konvensional, artinya kesepakatan tentang makna simbol-simbol bahasa tersebut dibentuk dan dipertahankan melalui penggunaan bahasa yang konsisten oleh masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut.

7. Universal: Bahasa merupakan bagian dari sifat manusia yang universal. Setiap masyarakat atau kebudayaan memiliki bahasanya sendiri, namun ada juga kemiripan antara bahasa-bahasa dari berbagai belahan dunia.

8. Interaktif: Bahasa tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain. Bahasa memungkinkan manusia untuk berkomunikasi, berdiskusi, bertukar pikiran, dan berbagi pengalaman.

\boxed{ \colorbox{red}{ \bf{ \color{black}{Answer By Gudytha }}}} \\ \boxed{ \colorbox{white}{ \bf{ \color{black}{Semoga \: Membantu \: }}}}

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Gudytha dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 25 May 23