Soal: Terima Salamku Sanusi Pane Terima salamku, o tuan, yang mengeluh Di bawah beban

Berikut ini adalah pertanyaan dari silvi4479 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Soal:Terima Salamku
Sanusi Pane
Terima salamku, o tuan, yang mengeluh
Di bawah beban penderitaan
yang dirawan percintaan.
Tidak 'da badai yang tidak akhirnya teduh.
Terima cintaku, o tuan, yang mencari
Bahagia, dengan mengembara
Di dunia sebatang kara.
Tidak 'da malam yang tidak diganti hari.
1. Analisislah puisi di atas, kemudian identifikasi unsur-unsur intrinsik yang terkandung di dalamnya.
2. Berdasarkan unsur-unsur puisi tersebut, jelaskanlah tentang hakikat puisi.
3. Jelaskan isi puisi di atas dengan bahasa yang komunikatif
4. Dengan demikian, apakah fungsi puisi tersebut.

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

1. Tema: Tema utama dari puisi ini adalah tentang penderitaan dan kesulitan dalam percintaan, serta harapan untuk menemukan kebahagiaan di dunia.

Amanat: Amanat atau pesan yang ingin disampaikan oleh puisi ini adalah bahwa setiap kesulitan atau penderitaan pasti akan berakhir dan digantikan dengan kebahagiaan, serta pentingnya terus berusaha mencari kebahagiaan dalam hidup.

Gaya Bahasa: Gaya bahasa yang digunakan dalam puisi ini adalah bahasa sastra atau bahasa puisi, seperti penggunaan rima dan irama yang teratur dan memperkuat kesan harmoni dalam puisi.

Majas: Terdapat beberapa majas atau gaya bahasa yang digunakan dalam puisi ini, di antaranya:

Personifikasi: "yang dirawan percintaan" menghidupkan dan memberikan sifat manusia pada kata "dirawan".

Metafora: "tidak 'da badai yang tidak akhirnya teduh" dan "tidak 'da malam yang tidak diganti hari" menggambarkan bahwa setiap kesulitan atau kegelapan dalam hidup pasti akan berakhir dan digantikan dengan kebahagiaan atau cahaya.

Suasana: Suasana yang tercipta dalam puisi ini adalah suasana yang tenang, harmonis, dan penuh harapan.

Alur: Alur puisi ini tidak terlalu kompleks, mengikuti pola penyampaian pesan secara berurutan dengan penggunaan kalimat yang singkat dan mudah dipahami.

Tokoh: Tidak terdapat tokoh yang secara eksplisit dijelaskan dalam puisi ini.

2. Secara umum, hakikat puisi adalah penggunaan bahasa dan gaya bahasa yang unik dan kreatif untuk menyampaikan makna dan perasaan dengan cara yang indah, sehingga menciptakan pengalaman estetis yang mendalam bagi pembaca.

3. Puisi di atas adalah ucapan salam dari seorang penulis bernama Sanusi Pane. Pada bagian pertama, ia mengucapkan salam untuk seseorang yang sedang mengeluh karena merasa terbebani dengan masalah cinta. Ia mengatakan bahwa setiap masalah pasti akan memiliki solusinya sendiri, dan bahwa tidak ada badai yang tidak akan berakhir.

Pada bagian kedua, Sanusi Pane menyampaikan salamnya untuk seseorang yang sedang mencari kebahagiaan, namun merasa kesepian dan terasing dalam hidupnya. Ia mengatakan bahwa meskipun hidup terasa sulit dan terasa seperti dunia yang sepi, tetapi malam pasti akan digantikan dengan hari, dan kebahagiaan pasti akan ditemukan di waktu yang tepat.

Secara keseluruhan, puisi ini mengandung pesan-pesan positif dan optimis untuk para pembacanya, bahwa setiap masalah pasti akan ada solusinya, dan bahwa kebahagiaan pasti akan ditemukan di waktu yang tepat.

4. Puisi tersebut memiliki beberapa fungsi, di antaranya:

1. Sebagai sarana untuk menyampaikan salam dan pesan positif kepada pembaca. Melalui bahasa dan gaya bahasa yang indah dan khas, puisi tersebut dapat menyampaikan pesan-pesan optimis dan menghibur para pembaca.

2. Sebagai sarana ekspresi diri bagi pengarang. Dalam puisi tersebut, Sanusi Pane dapat mengekspresikan perasaannya dan ide-ide yang ingin disampaikan dengan cara yang lebih kreatif dan indah, melalui penggunaan kata-kata yang khas dan susunan kata yang unik.

3. Sebagai sarana untuk menghasilkan pengalaman estetis yang mendalam bagi pembaca. Puisi tersebut memiliki keindahan dan kualitas artistik yang tinggi, sehingga dapat menciptakan pengalaman estetis yang mendalam bagi pembaca.

4. Sebagai bagian dari karya sastra yang memperkaya budaya dan literatur suatu bangsa. Puisi tersebut merupakan bagian dari karya sastra Indonesia yang kaya dan memiliki nilai estetika dan filosofis yang tinggi, dan dapat membantu memperkaya literatur dan budaya Indonesia.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh anantamaharthara dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 20 Jul 23