Virus KoronaVirus Korona (COVID-19) muncul pertama kali di Wuhan Tiongkok,

Berikut ini adalah pertanyaan dari edhysyam328 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Virus KoronaVirus Korona (COVID-19) muncul pertama kali di Wuhan Tiongkok, dan kini telah ditetapkan sebagai pendemi global. Virus ini merupakan bagian dari keluarga besar virus yang menyebabkan flu, contohnya MERS-CoV dan SARS-CoV. Penyakit ini menular secara cepat melalui kontak dengan orang yang terinfeksi, dalam hal ini bisa melalui batuk, bersin, tetesan air liur atau cairan hidung. Korona telah memakan banyak korban dan belum ada vaksinya serta telah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Penyebaran virus korona di Indonesia hingga 18 Maret 2020 sesuai informasi dari website https://kawalcovid19.id/ disebutkan bahwa ada 227 terkonfirmasi terkena virus korona, yang mana 197 dalam perawatan, 11 dinyatakan sembuh dan 19 meninggal dunia, Berita ini tentunya menimbulkan rasa khawatir bagi masyarakat. Namun rasa khawatir ini jangan diikuti dengan panik berlebihan tapi hendaklah diikuti dengan sikap waspada dengan mengikuti perkembangan kasus korona dari website terpecaya, tidak termakan hoaks, mematuhi kebijakan pemerintah, dan memahami gejala dan pencegahan virus korona

Gejala virus korona diantaranya demam tinggi, sesak napas, batuk kering, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri dada, dan dibeberapa kasus ada yang sakit perut,tidak nafsu makan serta diare. Pada saat badan demam berkisar lebih dari 37 derajat, harus segera periksa ke dokter karena tentu ada yang salah dengan badan kita dan harus segera mendapat pertolongan. Pengaduan layanan masyarakat tentang virus korona dapat melalui hotline Pusat Krisis Kemenkes 021-5210411 dan 081212123119. Ingatlah, tingkat kematian virus ini berkisar sekitar 2%, jadi saatnya menyelamatkan diri dengan peduli terhadap kesehatan tubuh.

Masyarakat yang belum merasakan gejala sakit apapun sekarang saatnya membentengi tubuh. meningkatkan daya imun tubuh dengan disiplin menerapkan pola hidup sehat. Resiko terkena virus korona bisa diminimalisir dengan sering mencuci tangan dengan bersih, menghindari menyentuh wajah, hidung, atau mulut, menghindari kontak langsung atau berdekatan dengan orang yang sakit, menutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk, sementara hindari keramaian, menjaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker saat sakit, dan tidak bepergian saat sakit kecuali ke dakter. Mencegah lebih baik daripada mengobati, semboyan lama yang seharusnya tak hanya diingat tapi juga dilakukan. Solusi abadi paling ampuh adalah dengan kembali menerapkan pola hidup sehat, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Ayo Indonesia Kamu Bisa.


carilah kalimat pada teks di atas:
a. bujukan, ajakan
b. pendapat
c. fakta
d. kata teknis atau istilah
e. konjungsi kausalitas
f. kata kerja mental
g. kata perujukan
h. dan kesimpulan pada teks di atas ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

a.bujukan,ajakan

maaf kalo salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh icefatimah7 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 28 May 23