Percakapan semalam terus terngiang di telingaku. Kata demi kata terus

Berikut ini adalah pertanyaan dari nandadwilestaria15 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Percakapan semalam terus terngiang di telingaku. Kata demi kata terus berdesingan memburukepalaku. Ibu dan bapak berjuang keras mengubah karakterku yang menurut mereka aneh.

Padahal apa salahnya seorang perempuan pandai memanjat pohon? Apa salahnya seorang

perempuan bisa berlari kencang mengalahkan seluruh anak laki-laki di kampong? Apa salahnya aku

memiliki betis kencang dan tangan kuat seperti ini?

Ibu dan bapak ingin aku berlaku layaknya putri kepala kampong. Mereka ingin aku bergerak

gemulai, bertingkah ayu, berselendang, dan penurut. Padahal menurutku, gadis anak kepala kampung

itu munafik. Tawanya ayu namun picik. Geraknya gemulai namun sombong. Ia menjadi penurut hanya

pada orang tertentu saja......................

1.Lanjutkan cerita tersebut dengan bagian resolusi dan koda sehingga menjadi cerita inspiratif yang

lengkap!

tolong bantu ya kak

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Lanjutan cerita...

Bagaimana stigma seperti ini akan berakhir? Tidak bolehkah seorang perempuan memiliki kualitas seperti laki-laki? Sampai kapan mitos dan legenda akan terus-menerus menyuruh perempuan tunduk!

Sebagaimana pada dasarnya, hatiku sangat sedih. Bagiku, kaum perempuan juga bisa seperti laki-laki, tidak melulu soal menurut dan diperintah bak tuan putri. Para perempuan juga memiliki perasaan dan kebebasannya masing-masing!

Setelah seperti itu, aku berbicara kembali pada ibu bapakku, hasilnya mereka masih kokoh dengan pendapat mereka dan tetap ingin mengubah sikap dan karakterku. Tapi aku tidak peduli, aku tidak ingin menjadi anak yang durhaka tetapi aku pun juga mempunyai kebebasan hak sebagai perempuan yang terhormat. Bertahun-tahun kemudian, hati ibu luluh dengan sikapku atas suatu penyelesaian permasalahan, tetapi bapak masih saja tidak suka.

Lambat laun bapak mulai menerima tapi diiringi dengan paksaan. Aku pun bersyukur. Setelah keduanya sudah membuka hati, aku meminta izin untuk pergi ke kota, tentunya untuk menimba ilmu dan mencari tahu apa yang sesungguhnya dilakukan oleh para perempuan tangguh dan terhormat dalam mengejar mimpinya.

Aku harap stigma seperti ini hanya terjadi pada diriku dan jangan pernah terjadi kepada teman-temanku.

Karena kita perempuan, juga mempunyai hak.

---

#Semogamembantu

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh hanniistia08 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 05 Jul 21