Saya ingin bertanya mengenai fungsi bahasa sebagai alat kontrol dan

Berikut ini adalah pertanyaan dari mutiiarisriidayu pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Saya ingin bertanya mengenai fungsi bahasa sebagai alat kontrol dan integrasi sosial. Ada beberapa daerah di Indonesia yg masih menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari, terlebih khusus utk yg tinggal di pedalaman dan minim pendidikan bahasa Indonesia. Pertanyaan saya, menurut anda, bagaimana cara mengimplementasikan fungsi tersebut kpd orang² yg tinggal disana agar mereka bisa berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat luar. Terimakasih...

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Bahasa merupakan alat komunikasi yang paling efektif untuk menyampaikan gagasan, pikiran, maksud dan tujuan kepada orang lain. Selain itu bahasa merupakan salah satu aspek dari kebudayaan. Sebagai salah satu manifestasi kebudayaan, bahasa memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dalam setiap kebudayaan bahasa merupakan suatu unsur pokok yang terdapat dalam masyarakat. Keanekaragaman bahasa dalam masyarakat, baik dalam cakupan yang luas (internasional), maupun bahasa nasional.

Bahasa juga memiliki peranan dalam kehidupan, karena selain digunakan sebagai alat komunikasi secara langsung, bahasa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi secara tidak langsung yakni dalam bentuk tulisan, pada dasarnya bahasa merupakan ekspresi karena dengan bahasa manusia dapat menyampaikan isi hati dan berkomunikasi dengan sesamanya.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, bahasa mengalami banyak pengembangan dan variasi. Sehingga pengembangan bahasa itu sendiri sudah tidak asing lagi bagi negara manapun dan mempunyai berbagai macam sifat.

Tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang.Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berfikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran). Fungsi bahasa terdapat dua bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus

Bahasa dapat dikatakan alat kontrol sosial yang sangat efektif karena sehari-hari kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi antar sesama, baik berupa lisan maupun tulisan, seperti contok kita melihat para polisi yang menegur para pelanggar lalu lintas, polisi tersebut menegur menggunakan bahasa sebagai kontrol sosial dimana fungsinya adalah agar pelanggar tersebut tidak mengulangi hal yang sama dikemudian hari. Begitu juga dengan adanya sosialisasi pemilu damai, dimana sosialisasi tersebut sebagai kontrol bahasa yang memiliki fungsi untuk menghimbau masyarakat untuk tetap damai pada saat pemilu berlangsung.

Kontrol sosial ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri atau kepada masyarakat. Berbagai penerangan, informasi, maupun pendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran, buku- buku instruksi, ceramah agama (dakwah), orasi ilmiah atau politik adalah contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Selain itu, kita juga sering mengikuti diskusi atau acara bincang-bincang (talk show) di televisi dan radio, iklan layanan masyarakat atau layanan sosial merupakan salah satu wujud penerapan bahasa sebagai alat kontrol sosial.

Seperti halnya pemberian edukasi mengenai himbauan pemerintah ditengah wabah pandemi Covid-19 seperti jaga jarak, menggunakan masker ketika keluar rumah, tidak berkumpul, tidak mudik, sering mencuci tangan dibawah air mengalir dan ketika tidak ada air dapat menggunakan handsanitaizer. Pemberian edukasi harus menggunakan bahasa yang baik agar dapat diterima bagi pembaca ataupun pendengarnya baik metode langsung maupun tidak langsung. Hal Ini merupakan metode komunikasi yang harus dipahami pemberi materi agar bisa selaras dengan tujuan yang ingin dicapai.

Pemarapan diatas, apabila diketahui setiap orang maka dapat menjadikan komunikasi yang efektif. Tidak akan terciptanya rasa marah dan terjadinya konflik sosial seperti hal yang terjadi di Indonesia pada saat ini mengenai bantuan sosial. Apabila bahasa yang dipergunakan dapat meredam emosional maka akan terciptanya kedamaian.

Siapa yang tidak terkena wabah Covid-19? semua orang kenai dampak, dengan terjadinya penurunan pendapatan perekonomian hingga menjadikan beberapa kementerian memberikan bantuan baik berupa uang dan sembako. Dengan maksud agar kelangsungan hidup masyarakat yang membutuhkan dapat terjamin ditengah wabah Covid-19. Peran ini juga dapat disampaikan penyuluh sosial dengan memberikan komunikasi secara dasar bagaimana bantuan dapat diperoleh dan untuk yang berhak menerimanya.

Merujuk dari asal daerah, bahasa yang paling baik dipergunakan adalah bahasa daerah sekitar dengan maksud agar memudahkan komunikasi dan mereka dihargai dengan junjungan bahasa turun menurun, namun apabila tidak bisa mempergunakan bahasa daerah sebelum melakukan penyuluhan kita dapat membuka dengan bahasa yang halus hingga mereka dapat memaklumi. Jadi, bahasa merupakan alat kontrol sosial dalam berkomunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung agar terciptanya keselarasan dengan tujuan yang ingin dicapai

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh delvinptk18 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 24 Jan 22