Dendam Menghancurkan Persahabatan Siang itu saat jam istirahat, lima orang siswi

Berikut ini adalah pertanyaan dari Titoooo pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Dendam Menghancurkan PersahabatanSiang itu saat jam istirahat, lima orang siswi yang sudah bersahabat sejak lama yaitu Mira, Lala, Nina, Putri dan Anisa sedang duduk santai di kantin.

Mira : “Eh, kalian mau pesan minuman apa ?”

Lala : “Aku es jeruk dong.”

Salsa : “Aku juga es jeruk.”

Mira : “Yaudah, semuanya es jeruk aja ya, biar sama.”

Nina : “Iya gitu aja biar nggak kelamaan buatnya.”

Mira : “Oke deh.” (sambil bangkit dan memesan minuman)

Putri : “Minumnya biar aku aja ya yang bayar. Udah lama banget nggak nraktir kalian nih.”

Lala dkk : “Makasih ya Put.” (terlihat sangat senang)

Bel tanda masuk berbunyi.

Nina : “Eh udah bel tuh. Ke kelas yuk !” (sambil berdiri)

Mira dkk : “Yuk !” (seraya bangkit dan mengajak teman yang lain)

Di kelas, pelajaran sudah di mulai. Ibu guru telah berada di depan kelas untuk melanjutkan pelajaran minggu lalu.

Guru : “Anak-anak, seperti yang sudah Ibu tugaskan minggu lalu, kita akan belajar membuat telur asin. Silahkan kumpul dengan anggota kelompok masing-masing. Kemudian keluarkan barang-barang yang sudah ibu suruh bawa dan letakkan di atas meja.”

Nina : “Kalian bawa barang yang udah dibagi kemarin kan ?”

Putri dkk : “Bawa dong.” (mengeluarkan barang-barang dan menaruhnya di atas meja)

Anisa : “Kok abu gosoknya banyak banget sih. Kita kan Cuma butuh dikit.”

Mira : “Emang segitu kok abu gosoknya.”

Putri : “Tapi setauku enggak sebanyak ini. Ini sih berlebihan.”

Lala : “Emang segitu kok Put.”

Nina : “Kok kalian nggak percaya sih ? Bener kata Mira dan Lala, abu gosoknya emang segitu.” (sedikit kesal)

Anisa : “Tapi nggak sebanyak itu Nin, Iya kan Put ?”

Putri : “Iya, nggak sebanyak itu. Sini biar aku aja yang ngerjain !” (mengambil abu gosok)

Mira : “Biar aku aja! Kalian itu nggak tau.” (mengambil abu gosok dari tangan Putri)

Mira, Lala, Nina, Putri dan Anisa saling berebut abu gosok dan akhirnya semua abu gosoknya tumpah dan mereka terjatuh.

Guru : “Apa-apaan ini ? Kenapa abu gosoknya tumpah dan berantakan seperti ini ? Sekarang kalian bersihkan sampai bersih dan nilai kalian Ibu kurangi.” (terlihat marah)

Putri : “Gara-gara kalian sih, nilai kita jadi dikurangin !” (bicara pada Nina, Mira dan Lala)

Lala : “Kok jadi kita sih yang disalahin ? Itu semua kan gara-gara kamu!”

Anisa : “Ini gara-gara kamu!”

Nina : “Kalian sih ngerebut abu gosoknya ! Jadi kita yang kena impasnya.”

Mereka saling menyalahkan satu sama lain tanpa ada satupun yang mau mengalah dan minta maaf. Persahabatan mereka terpecah. Putri dan Anisa menjauh dari Nina, Mira dan Lala. Mereka saling berencana untuk membalas dendam.

Saat itu pelajaran Bahasa Indonesia, mereka sedang belajar di perpustakaan.

Nina : “Eh eh eh, kalian kasih buku ini ke Anisa sama Putri. Biar mereka dimarahin sama Bu Guru, biar tau rasa.” (berbisik kepada Mira dan Lala sambil menyobek buku perpustakaan)

Mira : “Nih ada buku, Bu Guru nyuruh kalian baca.” (memberikannya dengan malas-malas)

Lala : “Ibu Guru! Lihat deh, Anisa sama Putri ngerobek buku perpustakaan !” (setengah berteriak sambil menunjuk Anisa dan Putri)

Guru : “Apa yang kalian lakukan sama buku itu ? Dasar anak nakal, selalu saja berulah. Sekarang kalian Ibu hukum untuk merapikan buku di perpustakaan ini!” (sangat marah)

Putri : “Tapi bukan kita Bu pelakunya. Kita Cuma dijebak.”

Guru : “Tidak usah banyak alasan ! Jalani saja hukuman yang Ibu berikan!”

Anisa : “Baik Bu.”

Saat di kelas, Ibu Guru sedang menjelaskan pelajaran, namun Nina, Mira dan Lala justru ramai sendiri dan membuat ribut di kelas. Ibu Guru yang melihatnya menjadi sangat kesal dan marah karena merasa tidak dihargai.

Guru : “Lala, Nina, Mira ! Apa yang sedang kalian lakukan ? Ibu sedang menjelaskan tapi kalian justru ramai sendiri. Sudah merasa pintar ?”

Mira : “Eng…. enggak Bu, Maafkan kami.”

Guru : “Kalian Ibu hukum karena terlalu sering membuat onar. Sepulang sekolah, kalian bertiga bersihkan kelas sampai bersih.”

Nina : “Ta… tapi Bu”

Guru : “Tidak ada tapi-tapian, lakukan saja tugas kalian.”

Sepulang sekolah, Nina, Mira, dan Lala melaksanakan hukumannya yang diberikan Ibu Guru. Setelah selesai, Anisa dan Putri menghampiri mereka bertiga.

Nina : “Mau apa kalian ? Mau mengejek kami ?”

Putri : “Kita capek musuhan terus terus sama kalian, lebih baik kita baikan dan bersahabat lagi.”

Lala : “Benar kata Putri, kita jadi sering dihukum karena saling mecoba balas dendam.”

Mira : “Aku juga setuju dengan mereka.”

Salsa : “Aku juga.”

Florina : “Sebenernya, aku juga ngerasa kaya gitu. Kalo gitu, maafin kami ya.”

Fira dan Salsa: “Iya, maafin kita juga ya. Kita sahabatan lagi kan ?”

Rara : “Tentu. Jangan pernah marahan lagi kaya kemarin ya.”

Mereka berlima akhirnya saling bermaafan dan kembali bersahabat seperti dahulu. Tidak ada permusuhan lagi diantara mereka.

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Anda sedang bercerita atau memberikan soal?¯\_( ͠° ͟ʖ °͠ )_/¯

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh heleirisnad dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 29 Aug 21