teks skplteks ekplanasi dengan tema pendidikan dan struktur nya kebahasaan

Berikut ini adalah pertanyaan dari wisnuhardisaputro pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Teks skplteks ekplanasi dengan tema pendidikan dan struktur nya kebahasaan nya​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

1.Larangan Hand Phone di Sekolah

Saat ini, Hand Phone atau yang sering disebut dengan HP sudah banyak digunakan di kalangan masyarakat Indonesia terutama anak – anak. Banyak anak – anak yang sudah berani untuk membawa HP ke sekolah, padahal sekolah sudah memberikan larangan tentang membawa HP ke sekolah. Sekolah memberikan larangan tersebut dengan alasan yang disertai bukti. Seringkali guru memergoki muridnya sedang asik bermain HP saat pelajaran berlangsung.

Menurut berbagai kalangan, munculnya larangan tersebut tidak tepat untuk kurikulum pendidikan yang dijalankan oleh Indonesia saat ini, yaitu kurikulum 2013 atau lebih tepatnya kurikulum nasional seperti siswa dituntut untuk mencari referensi tentang pelajaran apa yang sedang dipelajari sedangkan siswa tidak memiliki media yang dibutuhkan, yaitu HP. Banyak juga orang tua yang menyuruh anaknya untuk tetap membawa HP ke sekolah dengan alasan komunikasi.

Selain itu, banyak siswa yang membawa HP ke sekolah dengan alasan untuk berjaga – jaga jika bertemu dengan situasi yang darurat. Apakah sekolah melarang siswanya untuk mengantisipasi hal tersebut? Jika sekolah memberikan solusi untuk menggunakan HP wali kelasnya masing – masing, apakah itu tidak membutuhkan waktu? dan apakah wali tersebut selalu ada setiap waktu? Itu adalah alasan yang cukup kuat.

Sebagai solusinya, pihak sekolah diminta untuk memikirkan ulang tentang kebijakan larangan Hand Phone di sekolah. Pihak sekolah seharusnya mempertimbangan dampak positif dan dampak negatif dari larangan tersebut karena pendidikan merupakan hal yang diutamakan.

2.Ujian Nasional Berbasis Komputer

Perkembangan teknologi sudah merambah ke segala bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Salah satu contoh nyata adalah penggunaan komputer dalam ujian nasional yang sekarang dinamakan dan dikenal sebagai UN CBT ( Ujian Nasional Computer Based Test ). Metode Ujian Nasional yang baru ini menggantikan metode lama yang menggunakan kertas atau yang biasa disebut UN PBT ( Ujian Nasional Paper Based Test ). Meskipun cara baru dalam melaksanakan ujian nasional ini digadang-gadang akan mengurangi nilai kecurangan dalam ujian dan meminimalisir kesalahan pembacaan jawaban. Namun sebenarnya UN CBT tidak sedikit menimbulkan masalah atau patutnya disebut kesalahan.

Meskipun banyak yang belum “merasakan” metode UN CBT namun sudah banyak kalangan pelajar bahkan guru yang tidak setuju dengan pelaksanaannya. Mereka cenderung mengkhawatirkan terjadinya kesalahan teknis. Mereka khawatir apabila suatu saat terjadi mati listrik saat mengerjakan . Meskipun dipersiapkan cadangan listrik atau semacamnya, takutnya hal tersebut membuat panik siswa.

Selain gangguan dari luar, mereka juga mengkhawatirkan bila nantinya komputernya bermasalah atau jaringan mereka bermasalah sehingga mengganggu atau bahkan merusak proses pengerjaan soal. Tentunya itu adalah hal yang sangat tidak diinginkan oleh siswa maupun guru. Banyak pihak siswa dan guru yang menyarankan ujian nasional dilaksanakan seperti biasa saja, yaitu UN menggunakan lembar jawab dan dikerjakan menggunakan pensil. Mereka beranggapan cara tersebut familiar dan tentunya lebih mudah karena mereka bertahun-tahun mengerjakan soal dengan alat tulis dan bukan menggunakan komputer.

Penjelasan:

jadikan yang terbaik

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh aisyahazizahniam dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 03 Mar 22