Tindakan yang dilakukan raja nebukadnezar,sehingga Tuhan mengembalikan posisi dan jabatannya sebagai

Berikut ini adalah pertanyaan dari heexfluri pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Tindakan yang dilakukan raja nebukadnezar,sehingga Tuhanmengembalikan posisi dan jabatannya sebagai raja
adalah

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Semuanya itu terjadi atas raja Nebukadnezar; sebab setelah lewat dua belas bulan, ketika ia sedang berjalan-jalan di atas istana raja di Babel, berkatalah raja: "Bukankah itu Babel yang besar itu, yang dengan kekuatan kuasaku dan untuk kemuliaan kebesaranku telah kubangun menjadi kota kerajaan?" Raja belum habis bicara, ketika suatu suara terdengar dari langit: "Kepadamu dinyatakan, ya raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan telah beralih dari padamu. (Daniel 4:28-31)

Allah kita yang Mahatinggi dan Mahamulia menganugerahkan pemulihan hati kepada semua orang yang berjalan dalam kerendahan hati. “TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh” (Mazmur 138:6). Mereka yang berjalan dalam kesombongan akan mengalami tanggapan yang sangat berbeda dari Allah. Apa yang dialami oleh raja Nebukadnezar menjadi contoh dari penolakan Allah terhadap kesombongan.

Nebukadnezar adalah seorang raja yang sangat berkuasa di Babel. Satu hari, ia sedang berada di dalam istananya sambil mengagumi kemegahan kerajaannya. Ia menyimpulkan bahwa semuanya itu bisa terjadi semata-mata karena pekerjaannya dan untuk kemuliaannya sendiri. “Bukankah itu Babel yang besar itu, yang dengan kekuatan kuasaku dan untuk kemuliaan kebesaranku telah kubangun menjadi kota kerajaan?” Pengakuan yang penuh dengan keangkuhan ini bertolak belakang dengan pengakuan Daud yang rendah hati. “Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala. Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya. Sekarang, ya Allah kami, kami bersyukur kepada-Mu dan memuji nama-Mu yang agung itu

Penjelasan:

jadikan jawaban tercerdas

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Acelmirachel69 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 10 Feb 22