3 Contoh pembaruan Muhammadiyah dalam bidang agama, sosial, pendidikan,kesehatan,penerbitan.Tolong dijawab!

Berikut ini adalah pertanyaan dari keivapraslikh34 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Dasar

3 Contoh pembaruan Muhammadiyah dalam bidang agama, sosial, pendidikan,kesehatan,penerbitan.Tolong dijawab! ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi keagamaan Islam di Indonesia. Pendirian Muhammadiyah dilakukan dengan membawa serta berbagi pembaruan terkait pelaksanaan ajaran Islam di Indonesia dalam berbagai bidang, terlebih di bidang keagamaan. Pembaruan di bidang kegamaan tersebut lebih dikenal sebagai upaya pemurnian agama Islam yang terdiri dari beberapa upaya, antara lain:

1.Menentukan arah kiblat shalat yang tepat.

2.Menerapkan perhitungan astronomi dalam menentukan awal dan akhir bulan Ramadhan.

Cara terebut dikenal dengan metode hisab.

3.Melaksanakan shalat berjamaah di lapangan terbuka pada saat Idul Fitri dan Idul Adha.

4.Melakukan khotbah dengan memakai bahasa daerah dibandingkan dengan bahasa Arab.

5.Melakukan pengumpulan dan pembagian zakat fitrah dan daging kurban pada saat hari raya oleh panitia khusus.

6.Penentukan penggunaan kerudung bagi wanita dan melakukan pemisahan antara laki-laki dan perempuan dalam pertemuan keagamaan.

7.Melakukan penyederhanaan dalam pelaksanaan kegiatan upacara keagamaan, seperti perkawinan, kelahiran, khitanan, pemakaman, dan lain sebagainya.

8.Menghapus kebiasaan untuk melakukan ziarah kubur orang-orang suci atau wali.

9.Membuat makan secara sederhana, tanpa adanya hiasan yang berlebihan.

10.Menghapus anggapan terhadap adanya berkah yang bersifat ghaib pada ulama tertentu sehingga menyebabkan kemungkinan terjadinya sikap yang seperti memuja.

Pembahasan

Muhammadiyah termasuk salah satu organisasi keagamaan Islam di Indonesia. Muhammadiyah didirikan oleh seorang tokoh yang bernama K.H. Ahmad Dahlan, tepatnya pada 18 November 1912. Mulanya, Muhammadiyah termasuk organisasi lokal di daerah Yogyakarta.

Muhammadiyah berubah menjadi organisasi yang bersifat nasional setelah dilakukan pengesahan oleh Gubernur Jenderal Belanda. Pengesahan Muhammadiyah tersebut dilakukan pada 22 Desember 1914. Setelah itu, Muhammadiyah mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga berdiri banyak kantor cabang di berbagai daerah.

Pendirian Muhammadiyah dilakukan oleh K.H. Ahmad Dahlan dengan membawa semangat atau tujuan utama untuk membuat pembaruan (tajdid) dalam memahami agama Islam. Pembaruan tersebut dimaksudkan untuk memurnikan kembali ajaran Islam yang telah banyak terpengaruh oleh banyak budaya lain, termasuk budaya lokal dan kolonial.

Tujuan dari pendirian Muhammadiyah adalah untuk menegakkan kembali pelaksanaan ajaran Islam di masyarakat. Dengan begitu, ajaran Islam tersebut bisa menjadi seperti apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Pelajari Lebih Lanjut

Materi tentang Muhammadiyah yomemimo.com/tugas/2574239                                          

Materi tentang sejarah pendirian Muhammadiyah yomemimo.com/tugas/4896070    

Materi tentang latar belakang pendirian Muhammadiyah yomemimo.com/tugas/3870830  

Detail Jawaban

Kelas: 9

Mapel: IPS

Bab: Bab 3 - Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (1945-1949)

Kode: 9.10.3

#JadiRankingSatu

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Muhammadkevin1904 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 05 Jun 22