MUMBUAT KALIMAT MAJAS METAFORA ATAU PERUMPAMAAN

Berikut ini adalah pertanyaan dari iwankmuhridwan196 pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Dasar

MUMBUAT KALIMAT MAJAS METAFORA ATAU PERUMPAMAAN

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

1. Kehadirannya disambut dengan senyuman manis

2. Matanya sejuk menatapku

3. Raja itu menjadi tersulut api amarah

4. Pria itu adalah seorang buaya darat

5. Memang si otak udang, malas membaca

6. Sore itu awan menangis

7. Perpustakaan adalah gudang ilmu pengetahuan

8. Membaca adalah kuncinya

9. Jangan berkecil hati, tetap semangat!

10. Banyak tikus berdasi di kantor ini

11. Dasar dia memang sampah masyarakat.

12. Mereka semua memasang muka tembok

13. Gadis cantik itu adalah kembang desa di kampung ini

14. Karena prilakunya, dia sering menjadi buah bibir sekampung

15. Hati-hati dengan orang itu, dia panjang tangan

16. Dimas adalah tangan kanan Pak Yudi

17. Seratus rumah habis dilahap si Jago Merah

18. Dasar kepala batu! Dinasehati tak pernah mendengar

19. Ani selalu menjadi bintang kelas sejak dulu

20. Hormatilah ayahmu, dia banting tulang setiap hari demi keluarga

21. Permasalahan ini harus diselesaikan dengan kepala dingin

22. Wanita itu memiliki sifat bermuka dua

23. Dalam mengambil keputusan, janganlah berat sebelah!

24. Kasus pembunuhan FS telah di bawah ke meja hijau

25. Andi bukan orang sembarangan, dia adalah keturunan darah biru

26. jangan heran, dia memang adalah anak emas di kelas ini!

27. Dia selalu mengkambinghitamkan orang lain, padahal dia sendiri berbuat jahat

28. Sekarang waktunya kita unjuk gigi di depan panggung

29. Setiap pulang, ayah selalu membawa buah tangan dari luar kota.

30. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa

31. Ayah dan ibu sangat menyayangi buah hatinya

32. Pengetahuan adalah jendela dunia

33. Kita harus selalu rendah hati kepada siapapun

34. Bencana ini adalah takdir, kita harus berlapang dada

35. Si kutu buku itu sepanjang hari hanya di perpustakaan

36. Senyummu bagaikan embun pagi yang menyejukkan

37. Setelah ayahnya tidak ada, kini Lina menjadi tulang punggung keluarga

38. Si raja hutan tengah berburu mangsanya

39. Meskipun sedang naik daun, artis itu tidak pernah sombong

40. Anak-anak muda adalah tunas-tunas bangsa

41. Perempuan itu bekerja sebagai kupu-kupu malam

42. Seorang anak adalah harta karun bagi kedua orang tuanya

43. Dewi malam memancarkan cahayanya malam ini

44. Kau adalah belahan jiwaku satu satunya

45. Raja siang menyengat terik dari sisi timur

46. Dia mati kutu tak bisa berkutik saat warga memergokinya

47. wanita adalah tulang rusuk laki-laki

48. Ini sudah tanggal tua, kita perlu berhemat

49. Suaminya memang ringan tangan, selalu memukul istrinya

50. Si anak bawang tak pernah bisa diandalkan

51. jangan pernah dengarkan omongan si mulut buaya

52. Banyak orang yang selalu mencari muka ke atasan

53. Sekarang sulit mencari kerja kalau tak ada orang dalam

54. Kalian harus tutup mulut agar masalah tak jadi panjang

55. Pejabat itu selalu cuci tangan dalam setiap kasus

56. Dasar laki-laki hidung belang!

57. Mari kita berpikir dan berjiwa besar!

58. Tina cuma bisa gigit jari melihat tiketnya hangus

59. Anak-anak ini hidup sebatang kara

60. Hati-hati terhadap buaya darat yang suka merayu wanita.

61. Mereka semua sudah masuk ke dalam daftar hitam polisi

62. Banyak orang menjadi gelap mata saat melihat harta benda

63. Jangan percaya itu hanyalah kabar burung

64. Motor itu berlari membabi buta

65. Sudah dibantu, malah lupa daratan

66. Kejadian itu membuatnya naik pitam

67. Mari bertindak jangan hanya berpangku tangan

68. Mulutmu harimaumu!

69. Wanita genit itu selalu bermain mata dengan suami orang

70. Banyak pahlawan yang gugur di medan perang

71. Dia memang baik dan murah hati

72. Para saksi akhirnya angkat bicara di pengadilan

73. Akal bulusmu itu tidak bisa menipuku

74. Aliran sesat ini telah mencuci otak para pengikutnya

75. Pendeta memiliki buku putih yang tak bisa dibuka siapapun

76. Dasar kepala udang, makanya sebelum bertindak dipikir dulu

77. Dia menjadi buah bibir setelah viral di media sosial

78. Sultan Hasanuddin adalah Ayam Jantan dari Timur

79. Ini adalah bahtera rumah tangga kita berdua

80. Tak semua percintaan akan bermuara pada pernikahan

81. Perasaan menyesal membayangi lelaki itu

82. Lintah darat itu tak segan menyakiti korbannya

83. Masih banyak tikus kantor di negeri kita

84. Semenjak pandemi, banyak pengusaha yang gulung tikar

85. Kabar angin tentang gempa meresahkan masyarakat

86. Pria bijak itu telah makan asam garam kehidupan yang lama

87. Mendengar kabar itu, dia langsung kebakaran jenggot

88. Kakek tutup usia di rumah sakit

89. Kehadirannya selalu seperti sang pelita bagi yang lain

90. Ayah sedang memperbaiki kuda besinya di bengkel

91. Tak usah menjelaskan panjang lebar, saya sudah tau!

92. Kita masih dipandang sebelah mata oleh lawan

93. Selalu dengarkan suara hatimu dalam kondisi apapun

94. Pikirkan baik-baik, jangan sampai salah langkah

95. Sejak kepergiannya banyak orang menjadi patah hati

96. Bukan lagi rahasia umum kalau dia itu anak yang baik

97. ternyata ucapan dan janji-janji pejabat hanya omong kosong

98. Maling itu mengambil langkah seribu ketika dikejar warga

99. Anak ini adalah darah daging kami

100. Perempuan itu berbadan dua setelah pulang dari kota

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh PatrickVieira dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 12 Jun 23