apa pendapatmu terhadap peristiwa rengasdengklok (yang panjang minimal 850 kata)​

Berikut ini adalah pertanyaan dari urmomgey pada mata pelajaran Sejarah untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Apa pendapatmu terhadap peristiwa rengasdengklok (yang panjang minimal 850 kata)​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 merupakan salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah Indonesia. Namun, dibalik kemerdekaan Indonesia dari penjajah tersebut ada ketegangan yang tercipta dari golongan tua dan golongan muda terkait dengan perbedaan pandangan waktu tentang pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, sehingga terjadilah peristiwa Rengasdengklok.

Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit, dan Chaerul Saleh dari perkumpulan “Menteng 31” terhadap proklamator Indonesia yaitu Soekarno dan Hatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 jam 3 dini hari, dimana Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang.

Awal mula terjadinya peristiwa Rengasdengklok ini karena adanya perbedaan paham tentang waktu pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Indonesia antara golongan tua dengan golongan muda. Ketegangan bermula dari berita kekalahan Jepang yang menyerah tanpa syarat pada sekutu pada 15 Agustus 1945.

Kabar tersebut membuat golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi, Soekarno dan Hatta tidak ingin terburu-buru dan menginginkan proklamasi sesuai dengan PPKI, dikarenakan kekuasaan Jepang masih mendominasi Indonesia dan takut akan adanya pertumpahan darah pada saat proklamasiGolongan muda mendesak memproklamasikan kemerdekaan secepatnya dengan mempertimbangkan Indonesia dalam keadaan kekosongan kekuasaan. Negosiasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI, tetapi golongan muda tidak menyetujui rapat tersebut mengingat PPKI merupakan sebuah badan yang dibentuk oleh JepangPara golongan muda khawatir apabila kemerdekaan yang sebenarnya merupakan hasil dari perjuangan bangsa Indonesia, menjadi seolah-olah merupakan pemberian dari Jepang. Golongan muda mengadakan rapat di ruangan Lembaga Bakteriologi di Pengangsaan Timur pada 15 Agustus 1945 jam 8 malam, dan rapat ini dihadiri oleh Chairul Saleh, Djohar Nur, Kusnandar Subadio, Margono, Wikana dan Alamsyah.

Hasil rapat dari golongan muda ini adalah tuntutan agar bangsa Indonesia sesegera mungkin memproklamasikan Kemerdekaan dengan menyertakan Soekarno dan Hatta untuk menyatakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 16 Agustus 1945.

Pada jam 10 malam, Wikana dan Darwis menuju kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta untuk menyampaikan hasil rapat tersebut, sehingga perdebatan pun terjadi menampakan perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda.

Menjelang 16 Agustus 1945 para pemuda mengadakan rapat sekali lagi dan menghasilkan keputusan untuk mengamankan Soekarno dan Moh Hatta ke luar kota dengan tujuan menjauhkan dari pengaruh Jepang. Dengan dukungan perlengkapan tentara PETA, maka pada 16 Agustus 1945 jam 04.30 Soekarno Hatta di bawa ke Rengasdengklok (yang dikenal dengan peristiwa Rengasdengklok).

Di Jakarta sendiri, golongan muda Wikana dan Golongan Tua Ahmad Soebardjo melakukan perundingan tempat proklamasi dan mereka pun menyetujui Jakarta untuk menjadi lokasinya. Maka dari itu, diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebarjo ke Rengasdengklok untuk menjemput Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta.

Sekitar jam 11 malam rombongan tiba di rumah kediaman Bung Karno untuk menurunkan Ibu Fatwamati (istri bung Karno) dan Guntur (putranya) yang kala itu dibawa ke Rengasdengklok.

Pada malam itu juga, sekitar jam 2 dini hari, Soekarno memimpin rapat PPKI di rumah Laksama Tadashi Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta, untuk membahas tentang persiapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Keesokan harinya, tepatnya 17 Agustus 1945 pernyataan proklamasi dikumandangkan dengan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik menggunakan mesin ketik yang dipinjam dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman

Penjelasan:

maaf kalo salah dan kepanjangan dan jadikan jawaban tercerdas okeeeh

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh nadhifbachri dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 18 Jun 21