sebutkan dan jelaskan serta bercontoh jenis jenis olahan nabati​

Berikut ini adalah pertanyaan dari kasephelki pada mata pelajaran SBMPTN untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Sebutkan dan jelaskan serta bercontoh jenis jenis olahan nabati​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

1. Jajanan keripik.

Jajanan keripik adalah makanan awetan dari bahan baku nabati yang paling dicari. Setidaknya ada dua faktor penting yang membuat jajanan keripik digemari.

Pertama, rasa asinnya memberikan kesan adiktif yang candu untuk terus mengonsumsinya. Kedua, teksturnya yang renyah membuatnya dianggap sebagai camilan paling enak.

Beberapa contoh bahan nabati yang bisa Anda olah menjadi keripik di antaranya adalah kentang, pisang, singkong, dan ubi. Anda juga bisa menggunakan buah-buahan seperti semangka, mangga, apel, dan sebagainya.

2. Kimchi ala Korea.

Kimchi merupakan hidangan tradisional Korea yang terbuat dari sayuran yang difermentasi. Sayuran seperti kol, mentimun, dan lobak akan dicampur bumbu seperti gula, garam, bawang merah, bawang putih, jahe, dan cabai.

Kimchi memiliki ciri khas rasa yang asam. Dinobatkan sebagai makanan paling sehat di dunia, kimchi mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, seperti kaya akan nutrisi, mengandung probiotik, meningkatkan sistem imun, mengurangi peradangan, hingga menghambat penuaan.

Tren K-Pop dan K-Drama juga membuat peluang usaha kimchi sangat menguntungkan.

3. Buah kalengan.

Buah kalengan bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan asupan buah setiap harinya. Sebuah pir mengandung 60 kalori dan 12 gram gula. Kandungannya bisa berubah menjadi 100 kalori dan 19 gram gula saat diawetkan dengan cara pengalengan dan ditambah sirup.

Selain pir, Anda bisa menggunakan bahan baku nabati lain seperti leci, mangga, apel, dan nanas. Jika ingin membuat buah kalengan sendiri, usahakan tidak menggunakan kaleng yang menggembung, penyok, bocor untuk meminimalkan risiko kesehatan.

Boleh juga memasarkan buah kalengan sebagai sirup buah alami atau ade yang nantinya bisa dicampur ke soda atau air putih.

4. Selai buah.

selai buah yang sering dikonsumsi untuk topping roti tawar. Setelah potongan buah dihaluskan, kemudian diberi tambahan gula dan dimasak hingga kental atau berbentuk setengah padat.

Bahan selai buah yang biasanya digunakan adalah buah yang tidak terlalu matang dan mempunyai rasa sedikit masam, seperti nanas, stroberi, aprikot, apel, anggur, dan pisang.

5. Asinan atau manisan.

Asinan atau manisan sama-sama makanan awetan dari bahan baku nabati. Bedanya, manisan terbuat dari buah-buahan yang direndam dalam air gula, sedangkan asinan menggunakan rendaman larutan cuka dan garam untuk mengawetkan berbagai jenis buah dan sayuran.

Beberapa jenis asinan dan manisan yang paling dicari bervariasi, mulai dari manisan mangga, manisan kolang-kaling, asinan rambutan, sampai asinan sayur.

Jika tidak berlebihan dikonsumsi, gula pada manisan bisa dipakai tubuh sebagai energi untuk melakukan aktivitas. Sementara itu, asinan yang direndam dalam larutan garam atau cuka menyediakan mineral, seperti natrium dan kalium yang berguna menjaga keseimbangan elektrolit, kesehatan saraf, dan otot.

6. Acar.

Umum dipakai sebagai tambahan untuk makanan lain, seperti sate atau nasi goreng, acar adalah salah satu makanan awetan dari bahan baku nabati yang paling dicari. Acar bermanfaat sebagai sumber antioksidan, mineral dan vitamin (C, A, K), serta meningkatkan sensitivitas insulin karena membantu mengontrol kadar gula darah.

Bahan yang umum digunakan adalah timun yang difermentasikan menggunakan tambahan air cuka. Di samping timun, Anda bisa pakai bahan lain, seperti nanas, wortel, dan bawang merah.

Cukup masukkan semua bahan-bahan acar ke dalam air rendaman cuka dan diamkan selama beberapa jam atau hari sebelum dikonsumsi.

7. Tape.

Salah satu makanan olahan asli Indonesia yang terbuat dari singkong ini memiliki rasa manis yang sedikit asam. Rasa manis tape yang telah melalui proses fermentasi berasal dari ragi yang mengubah karbohidrat pada singkong menjadi gula. Itulah mengapa tape bisa terasa manis meski tidak diberi gula.

Selain enak, makanan awetan dari bahan baku nabati ini juga baik untuk kesehatan. Tape bermanfaat mencegah anemia, penyakit kurangnya produksi sel darah merah yang membuat tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga.

Proses fermentasi tape juga dapat meningkatkan produksi beberapa mikroorganisme, salah satunya vitamin B12 yang baik untuk pembentukan protein dan sel darah.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh naibahomichelle dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 20 Jun 22