gawea ringkesan saka crita legendha "Legendha Gunung Tugel" nganggo basa

Berikut ini adalah pertanyaan dari afifahdininuraini211 pada mata pelajaran B. Daerah untuk jenjang Sekolah Dasar

gawea ringkesan saka crita legendha "Legendha Gunung Tugel" nganggo basa krama. Sadurunge gawe ringkesan,tolong ya kak/bang besok dikumpulin ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Kesimpulan

Cerita tentang Gunung Tugel memang lebih tepat disebut legenda karena kisahnya menjelaskan adanya peninggalan. Dari legenda ini kita dapat mengambil hikmah bahwa dengki, dendam, dan iri hati dapat menghancurkan diri sendiri, bahkan lebih dari itu. Sementara itu, kesabaran, keikhlasan, dan kebaikan hati kepada sesama, mendatangkan pahala dan ke­tenteraman serta kebahagiaan untuk diri sendiri mau­pun orang lain.

Gunung Tugel merupakan nama sebuah bukit setinggi sekitar 50 meter yang berada di Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen. Kata tugel berasal dari bahasa Jawa yang berarti patah atau terbelah.

Disebut tugel karena pada bagian tengah bukit itu terbelah menjadi dua bagian. Jalan yang membelah Gunung Tugel menjadi dua bagian itu dibangun pada zaman penjajah Belanda. Jalan itu menghubungkan Desa Jambeyan Kecamatan Sambirejo dengan Desa Winong Kecamatan Gondang, Sragen.

Gunung Tugel merupakan ikon Desa Jambeyan. Gunung Tugel memiliki nilai sejarah bagi warga setempat. Gunung Tugel menjadi saksi bisu keuletan dan kegigihan warga pribumi dalam upaya mengusir penjajah Belanda.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh udoe8371h3i dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 08 Jun 23