sebutna 3 paugeran utawa pathokan kang ngiket ing tembang macapat

Berikut ini adalah pertanyaan dari monica102011 pada mata pelajaran B. Daerah untuk jenjang Sekolah Dasar

Sebutna 3 paugeran utawa pathokan kang ngiket ing tembang macapat pocungJawab Pliss​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Tembang pucung asale saka ukara "pocong" yoiku mayit sing dibungkus kain kafan. Tegese tembang pucung yoiku manungsa kang ora duwe roh. Tembang pucung nduweni 3 paugeran kang diarani:

Guru gatra        : 4 larik

Guru lagu         : u, a, i, a

Guru wilangan : 12, 6, 8, 12

Penjelasan:

Tembang macapat merupakan puisi tradisional bahasa Jawa. Dimana setiap bait mempunyai baris yang disebut gatra, dan setiap gatra mempunyai sejumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pada bunyi sajak akhir yang disebut dengan guru lagu.

Didalam tembang macapat memiliki beberapa jenis tembang, yaitu:

  • Maskumambang

       Berasal dari kata “Kumambang” yang artinya mengambang. Maksudnya tahapan kehidupan manusia diawali dari rahim seorang ibu (janin). Tembang maskumambang memiliki:

      -  Guru gatra : 4  larik.

      -  Guru lagu :  i, a, i, a.

      -  Guru wilangan : 12, 6, 8, 8.

  • Mijil

       Berasal dari kata “miijil” yang artinya muncul. Maksudnya selamanya seorang manusia akan lahir dari perut ibu, lalu muncul ke dunia (lahir). Tembang mijil memiliki:

      -  Guru gatra : 6 larik.

      -  Guru lagu :  i, o, e, i, i, u.

      -  Guru wilangan : 10, 6, 10, 10 6, 6.

  • Kinanthi

       Berasal dari kata “kantheni” artinya bimbing. Maksudnya seorang anak akan dibimbing orang tuanya agar dapat hidup dengan baik di dunia. Tembang kinanthi memiliki:

      -  Guru gatra : 6 larik.

      -  Guru lagu :  u, i,  a,  i, a, i.

      -  Guru wilangan : 8, 8, 8, 8, 8, 8.

  • Sinom

       Berasal dari kata “si” yaitu seorang “nom” artinya muda. Maksudnya tembang ini menggambarkan perkembangan atau perilaku seorang anak hingga remaja. Tembang sinom memiliki:

      -  Guru gatra : 9 larik.

      -  Guru lagu :  a, i, a, i, i, u, a, i, a.

      -  Guru wilangan : 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12.

  • Durma

       Berasal dari kata “Munduring tata krama” yang artinya tata krama yang mundur. Maksudnya tembang ini menggambarkan contoh perilaku tata krama yang buruk seorang manusia. Tembang durma memiliki:

      -  Guru gatra : 7 larik.

      -  Guru lagu :  a, i, a, a, i, a, i.

      -  Guru wilangan : 12, 7, 6, 7, 8, 5, 7.

  • Pangkur

       Berasal dari kata “mungkur” yaitu meninggalkan. Maksudnya manusia yang mulai memperbanyak ibadah dan meninggalkan nafsu dunia. Tembang pangkur memiliki:

      -  Guru gatra : 7 larik.

      -  Guru lagu :  a, i, u, a, u, a, i.

      -  Guru wilangan : 8, 11, 8, 7, 12, 8, 8.

  • Asmaradhana

       Berasal dari kata “asmara” yaitu cinta atau suka. Maksudnya tembang ini menggambarkan tentang rasa cinta antara lawan jenis. Tembang asmaradhana memiliki:

      -  Guru gatra : 7 larik.

      -  Guru lagu :  i, a, e, a, a, u, a.

      -  Guru wilangan : 8, 8, 8, 8, 7, 8, 8.

  • Gambuh

       Berasal dari kata “Jumbuh” yang artinya cocok. Maksudnya, jika sepasang wanita dan pria yang sudah cocok, sebaiknya dinikahkan. Tembang ini memiliki:

      -  Guru gatra : 5 larik.

      -  Guru lagu :  u,  u,  i,  u,  o.

      -  Guru wilangan : 7 , 10, 12, 8, 8.  

  • Dhandhanggula

       Berasal dari kata “dhandang” yaitu tempat memasak beras dan gula. Maksudnya manusia yang sudah menikah, harus langgeng dan selalu senang didalam kehidupan berumah tangga.

      -  Guru gatra : 10 larik.

      -  Guru lagu :  i, a, e, u, i, a, u, a,i, a.

      -  Guru wilangan : 10, 10, 8, 7, 9, 7 6, 8, 12, 7.

  • Megatruh

       Berasal dari kata “megat” yaitu putus dan “ruh” yaitu nyawa. Maksudnya manusia sudah mencapai tujuan hidup di dunia dan waktunya bertemu dengan Yang Maha Kuasa (Tuhan). Tembang megatruh memiliki:

      -  Guru gatra : 5 larik.

      -  Guru lagu :  u, i,  u,  i,  u,  o.

      -  Guru wilangan : 12, 8, 8, 8 , 8.

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang contoh tembang pucung yomemimo.com/tugas/187116

2. Materi tentang contoh tembang purwakanthi yomemimo.com/tugas/2537098

3. Materi tentangcontoh tembang asmaradhanayomemimo.com/tugas/7365041

Detail Jawaban

Kelas  :  4

Mapel :  Bahasa Jawa

Bab     :  Sastra Jawa - Tembang Macapat

Kode   :

#TingkatkanPrestasimu

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh YuniarFakhruNisa dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 30 May 21