Ceritakan kembali cerita asal usul gunung tampomas dengan kalimatmu sendiri

Berikut ini adalah pertanyaan dari wiwinarintaningdya pada mata pelajaran B. Indonesia untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Ceritakan kembali cerita asal usul gunung tampomas dengan kalimatmu sendiri

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Dulunya Gunung Tampomas disebut Gunung Gede. Menurut cerita rakyat Jawa Barat , pada masa pemerintahan Sumedang, Gunung Tampomas telah meletus, dan untuk menghentikan letusannya, Raja Sumedang Larang harus melemparkan belati emas ke dalam kawah Gunung Gede sampai diubah menjadi Gunung Tampomas.Dulunya sebuah kerajaan diperintah oleh raja muda yang bijaksana. Kerajaan Sumedang Melarang namanya. Kerajaan Sumedang Larang terletak di Sumedang, Jawa Barat hari ini. Kerajaan Sumedang Larang memiliki sifat yang subur dan makmur. Orang-orang tidak pernah kelaparan. Orang-orang hidup dalam damai dan tenang di bawah bimbingan seorang raja muda yang bijaksana. Di kerajaan Sumedang Larang berdiri sebuah gunung yang disebut Gunung Gede. Gunung ini memiliki hutan lebat, tanah subur dan air berlimpah.

Gunung Gede Meletus

Suatu hari, tiba-tiba, suara gemuruh yang keras menemani tanah berbatu. Orang-orang Sumedang Melarang kontak yang membuat frustrasi. Mereka berlari keluar rumah menuju open house. Mutan memiliki usus, tetapi suara raungan berasal dari gunung Gede yang tampaknya meletus. Orang Sumedang Larang yang tinggal di kaki Gunung Gede khawatir tentang hal ini. Mereka berkemas dan pergi bersama keluarga mereka jauh dari Gunung Gede.

Raja Sumedang Melarang Mendapatkan Arahan

Berita tentang letusan Gunung Gede tentu saja harus didengar sampai istana kerajaan Sumedang Larang. Raja muda yang bijak sedih dengan ancaman ledakan Gunung Gede. Raja sangat memperhatikan rakyatnya. Oleh karena itu, raja memutuskan untuk bermeditasi untuk mencari bimbingan dari Yang Mahakuasa.

Raja kemudian memberi tahu sang adipati bahwa dia akan menjadi emosional. “Saya akan bersorak untuk meminta petunjuk kepada Yang Mahakuasa dalam mengatasi ancaman Gunung Gede. Anda bertanggung jawab atas kerajaan untuk sementara waktu. " kata raja kepada sang duke.

Raja kemudian memasuki kamar khusus yang digunakan untuk menghibur. Setelah beberapa hari romansa, raja mendengar bisikan supranatural yang memerintahkannya untuk melemparkan belati emas leluhurnya ke dalam kawah Gunung Gede. "Jika kamu ingin menyelamatkan rakyatmu dari bencana letusan Gunung Gede, maka lemparkan belati emas leluhurmu ke dalam kawah Gunung Gede. Dipercayai bahwa deru Gunung Gede akan mereda. "

Setelah mendengar bisikan supernatural, sang raja pingsan. Prihatin dengan kondisi raja karena dia tidak meninggalkan ruang meditasi selama beberapa hari, penjaga itu dengan berani memasuki ruang meditasi dan mendapati raja pingsan. Para prajurit kemudian mengantar raja keluar dan segera memanggil sang duke dan tabib istana. Tak lama kemudian, raja sadar kembali. Raja segera memberi tahu sang adipati bahwa ia harus pergi ke kawah Gunung Gede untuk melemparkan belati emas ayahnya.

Aku harus pergi ke kawah Gunung Gede dan melemparkan belati emas nenekku untuk membuat Gunung Gede guntur." kata raja.

Tapi itu raja yang sangat berbahaya. Saya akan melakukannya sendiri. " kata sang duke.

"Aku tidak bisa. Saya harus melakukannya sendiri untuk menyelamatkan orang-orang saya dari bencana ini. Saya telah menyerahkan hidup saya untuk menyelamatkan rakyat saya. " kata raja.

Akhirnya, dengan menunggang kuda, raja pergi ke puncak Gunung Gede. Berbagai kendala ditemui oleh raja dengan gagah berani. Satu-satunya hal yang ada dalam pikiran raja pada saat itu adalah keselamatan rakyatnya, rakyat Sumedang Larang. Setelah mencapai puncak Gunung Gede dengan susah payah, raja mendekati tepi kawah dan melemparkan belati emas leluhurnya. Ajaib terjadi, tebing gunung terjal yang dulu tenang, suara terdengar. Raja bersyukur bahwa instruksinya benar. Pengorbanan raja untuk mendaki Gunung Gideon sudah terbayar.

Setelah mengamankan kawah Gunung Gede, raja kembali ke istana kerajaan, dan orang-orang menyambut raja. Raja yang bahagia akhirnya meletus di pegunungan Gede dan semua orang di Sumedang Larang selamat. Sejak saat itu, Gunung Gede diganti namanya menjadi Tampomas karena kawahnya menerima belati emas raja Sumedang Larang.

Penjelasan:

kalau emang betul tolong jadikan jawaban tercerdas yah

kalau salah saya minta maaf

dan kalau benar tolong follow saya yah

saya gak maksa

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh sihombingfebri80 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 18 Jul 21