Sebutkan 3 tanda rasa takut kepada Allah disaat seseorang melakukan

Berikut ini adalah pertanyaan dari myolynxgg pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Sebutkan 3 tanda rasa takut kepada Allah disaat seseorang melakukan ibadah!​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Penjelasan:

Ulama lain mendefinisikan khauf dengan: "Ketika engkau duduk sendirian, maka engkau membayangkan seakan Allah SWT menampakkan Dzat-Nya kepada manusia dari atas 'Arasy-Nya."

Khauf tumbuh seiring dengan tumbuhnya cinta seseorang kepada Allah SWT. Ketika seseorang mencintai Allah, ia akan takut melakukan perbuatan yang dimurkai-Nya. Ia pun takut dijauhi-Nya sebagaimana seorang kekasih yang takut ditinggal orang yang disayanginya.

Khauf akan memunculkan sikap berpikir ke depan, bukan hanya dunia tetapi juga akhirat. Ia akan berhati-hati dalam bertindak karena setiap tindakannya mengandung konsekuensi, disukai atau dimurkai Allah. Khauf juga akan motivasi untuk terus beramal dan terus meningkatkan amalnya. Dengannya ia akan terus mendekati Allah.

Allah SWT menjanjikan surga kepada orang yang takut kepada-Nya. Difirmankan, "Dan adapun orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan (diri) dari (keinginan) hawa nafsunya. Maka sungguh, syurgalah tempat tinggalnya." (QS An-Nazi'at [79]: 40-41).

Rasulullah SAW menyatakan bahwa beliaulah manusia yang paling takut kepada Allah. Sabdanya, "Sesungguhnya orang yang paling tahu dan takut kepada Allah di antara kalian adalah aku." (HR Bukhari, Ahmad, Abu Daud dan Imam Malik). Dalam beberapa kesempatan Rasulullah SAW menampakkan rasa takut yang luar biasa kepada Allah. Ibnu Mas'ud menceritakan, "Rasulullah berkata kepadaku, 'Bacakanlah Alquran untukku'. Aku menjawab, 'Ya Rasul bagaimana aku akan membacakannya untukmu, sedangkan engkaulah yang diberi Alquran?' Beliau bersabda, 'Bacalah, karena sesungguhnya aku senang mendengarkannya dari orang lain'. Kemudian aku membaca ayat yang ada dalam surat An-Nisaa sampai pada ayat, Maka bagaimanakah apabila Kami mendatangkan seorang saksi dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu sebagai saksi atas mereka itu (QS An-Nisaa [4]: 41). Beliau berkata, 'Cukup!' Aku melihat kedua matanya berlinang air mata" (HR Muttafaq 'alaih

Menurut Dr 'Aidh Abdullah Al-Qarny ada empat tanda khauf. Pertama, adanya kesesuaian antara lahir dan batin. Artinya, perbuatan dan hati seseorang tidak saling bertentangan. Amal lahirnya tidak lebih baik daripada batinnya. Kedua, jujur kepada Allah SWT dalam ucapan, perbuatan dan sikapnya. Allah Maha Mengetahui atas segala yang diperbuat oleh manusia, terlihat maupun tidak, sehingga tidak ada peluang untuk berdusta.

Kejujuran ini tidak sebatas pada hati saja. Para ulama berkata, "Ada tiga tingkatan kejujuran, yaitu kejujuran dalam bersikap, kejujuran dalam perbuatan dan kejujuran dalam ucapan". Ketiga, menyesali kejelekan dan bergembira atas amal baik yang telah diperbuat. Tanda ini terungkap dalam QS Ali Imran [3] ayat 135-136, Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Keempat, hari ini lebih baik dari kemarin. Khauf akan memacu seseorang untuk senantiasa berburu amal. Yang ada dipikirannya adalah bagaimana ia terus menambah dan memperbaiki amalnya. Ia berusaha agar amal hari ini lebih baik dan lebih banyak daripada sebelumnya.

takut allah keutamaan takut allah ketentuan takut allah kriteria takut allah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh zidansaif9 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 05 Dec 21