1. Islam mendorong pemeluknya untuk mempergunakan akal dan memperhatikan alam

Berikut ini adalah pertanyaan dari mirahsabillah pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

1. Islam mendorong pemeluknya untuk mempergunakan akal dan memperhatikan alam sekitar untuk menemukan .....​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

contohnya Sikap Nabi SAW, bahkan ucapan-ucapan beliau pun, menunjukkan kedudukan akal yang sangat penting. Perhatikanlah, antara lain dialog beliau dengan Mu’adz bin Jabal RA, yang beliau tugaskan ke Yaman untuk menangani urusan kaum Muslim di sana. Nabi bertanya kepadanya: “Atas dasar apa engkau memutuskan perkara jika engkau harus memutuskan?” Mu’adz menjawab: “Aku memutuskan berdasarkan apa yang terdapat dalam kitab Allah/ al-Qur’an.” Nabi kembali bertanya: “Kalau engkau tidak menemukan di sana?” “Dengan Sunnah Nabi SAW,“ jawab Mu’adz. “Kalau di Sunnah Nabi pun engkau tidak temukan?” tanya Nabi lagi. Mu’adz menjawab: “Aku berijtihad/berusaha dengan sungguh menggunakan akalku tidak berlebih (dalam berijtihad).” Mendengar jawabannya, Nabi SAW mengetuk dengan telapak tangan beliau ke dada Mu’adz pertanda memberi persetujuan beliau. Lalu Nabi bersabda: Segala puji bagi Allah yang telah membimbing utusan Rasulullah menuju apa yang diridai Rasulullah (HR. Ahmad, Abu Daud. Dan at-Tirmidzy). Memang, ada sementara ulama hadis yang menolak secara langsung semua hadis yang berbicara tentang akal. Itu mereka nyatakan tanpa merinci alasan-alasan ilmiah yang biasa digunakan ulama hadis ketika menilai kesahihan hadis. Ibnu al-Qayyim, Ibnu al-Jauzy, dan lain-lain menegaskan bahwa semua hadis yang berbicara tentang akal adalah palsu. Al-Imam ad-Daraquthny menyebut empat nama yang merupakan sumber utama hadis-hadis itu dan yang dinilainya sebagai pembohong-pembohong. Dari satu sisi harus diakui bahwa memang ada hadis-hadis Nabi yang bila terhadapnya dapat dilakukan kritik sanad (rentetan perawinya), matan (kandungannya) yang harus ditolak, tetapi itu bukan menolak keseluruhannya, lalu atas dasar itu menolak penggunaaan akal. Ibnu Taimiyah yang juga berbicara tentang akal dan terkesan menilai hadis-hadis tentang ini lemah, dia pun sama sekali tidak menolak penggunaan akal. Bahkan beliau menggunakannya dalam sekian banyak persoalan. Penolakannya itu lebih terarah (sebagai kritik) terhadap akal yang dipahami dan digunakan oleh fislsuf-filsuf Yunani dan pemikir-pemikir Muslim yang menggunakannya serta terkagum-kagum dengan mereka.

Penjelasan:

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh fita0919 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 08 Dec 22