apakah yang membedakan rasul dengan manusia biasa​

Berikut ini adalah pertanyaan dari himuca pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Apakah yang membedakan rasul dengan manusia biasa​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Yang membedakan antara Rasul dengan manusia biasa adalah:

  • Rasul adalah manusia yang diutus oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada suatu kaum untuk memberi kabar peringatan kepada mereka. Sedangkan manusia biasa tidak.
  • Segala perbuatan dan perkataan Rasul mendapatkan bimbingan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sedangkan manusia biasa tidak.
  • Seorang Rasul mendapatkan wahyu dan mukjizat sedangkan manusia biasa tidak.
  • Seorang Rasul akan terjaga dari perbuatan dosa dan jika melakukan dosa akan diampuni oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sedangkan manusia biasa tidak.

Pembahasan

Seorang Muslim yang beriman tentunya telah meyakini tentnag rukun iman yang 6 yaitu:

  1. Iman kepada Allah
  2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah.
  3. Iman kepada kitab Allah.
  4. Iman kepada Rasul-rasul Allah.
  5. Iman kepada hari akhir (kiamat).
  6. Iman kepada takdir (Qadha dan Qadar)

Rukun iman yang keempat adalah "Iman kepad Rasul-rasul Allah". Di dalam surat Al Baqarah ayat 177 Allah Berfirman:

  • ۞ لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ ۚ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا ۚ وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

laisal-birra an tuwallụ wujụhakum qibalal-masyriqi wal-magribi wa lākinnal-birra man āmana billāhi wal-yaumil-ākhiri wal-malā`ikati wal-kitābi wan-nabiyyīn, wa ātal-māla 'alā ḥubbihī żawil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīna wabnas-sabīli was-sā`ilīna wa fir-riqāb, wa aqāmaṣ-ṣalāta wa ātaz-zakāh, wal-mụfụna bi'ahdihim iżā 'āhadụ, waṣ-ṣābirīna fil-ba`sā`i waḍ-ḍarrā`i wa ḥīnal-ba`s, ulā`ikallażīna ṣadaqụ, wa ulā`ika humul-muttaqụn

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Demikian semoga membantu!

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang beriman kepada Rasul yomemimo.com/tugas/2848258

2. Materi tentang kaum Tsamud dan Nabi Shaleh yomemimo.com/tugas/37521666

3. Materi tentang Nabi Nuh yomemimo.com/tugas/36371087

Detail Jawaban

Kelas: 5

Mapel: Agama

Bab: Rasul-Rasul Allah

Kode: 5.14.7

Kata kunci: Beriman kepada Rasul-rasul Allah

#AyoBelajar

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Anggaprasidi dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 24 Aug 19