carilah tasfir fiil mudhori beserta contohnya?​

Berikut ini adalah pertanyaan dari nurmuhayati pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Carilah tasfir fiil mudhori beserta contohnya?​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Fi'il Mudhari' adalah fi'il yang menunjukkan terjadinya perbuatan pada masa sekarang dan akan datang.Contoh: ü الـْمُدَرِّسُ يـَتـَكـَلـَّمُ أمامَ الفَصْلِ = Guru sedang berbicara di depan kelas.

PENDAHULUAN :

Fi’il mudhari’ secara bahasa adalah al-Musyabah, dinamakan demikian karena ia menyerupai isim fa’il dalam susunan huruf yang berharkat dan sukun seperti antara “يضرب dan ضارب”, dan dalam makna dan penggunaannya.

الفعل المضارع هو ما دل على حدوث شئ في زمن التكلم أو بعده.

Fi’il Mudhari’ adalah fi’il yang menunjukkan terjadinya perbuatan pada masa sekarang dan akan datang.Contoh:

ü الـْمُدَرِّسُ يـَتـَكـَلـَّمُ أمامَ الفَصْلِ = Guru sedang berbicara di depan kelas.

Kata “ يـَتـَكـَلـَّمُ “ pada contoh di atas adalah fi’il mudhari’, karena ia menunjukkan terjadinya perbuatan (berbicara) pada masa sekarang.

Ketentuan Fi’il Mudhari’

Mudhari’ pasti berfungsi untuk masa sekarang jika disebelumnya ada “لام الابتداء (lam Ibtida’), ما النافية ( ma al-nafiyah ), atau ليس ( laisa) ”. Seperti “ إن الركيب لينظرك”, “ما أسمع كلامك”, “لست أسمع ما تقولُـــ”.

Jika didahului oleh “س (shin) atau سوف (saufa)” maka pasti menunjukkan masa akan datang. Seperti “ سأزورك” atau سوف أزورك” artinya saya akan mengunjungi kamu. Begitu juga jika didahului ‘amil nasb dan jazm kecuali “لــَمْ dan لـَمَّا”, seperti “ لـَنْ يَجُوْدَ البَخِيْلُ” artinya orang bakhil itu tidak akan sukses, “أريد أن أزورك و إن تزرني أكرمك” artinya saya ingin mengunjungimu dan jika kamu mengunjungi aku, aku akan memuliakanmu. Dan apabila didahului oleh huruf/adat توقيع (tauki’) seperti “قد يبرأ المريض”, atau menunjukkan “طلب (thalab)” seperti “يرحمك الله”.

Fi’il mudhari’ dibuat dari fi’il madhi dengan menambah salah satu huruf mudhara’ah, yaitu: hamzah, nun, ya’, dan ta’. Adapun hamzah adalah untuk mutakallim (orang pertama tunggal), nun untuk mutakallimin (orang pertama jama’), ta’ untuk semua mukhatab (orang kedua) kecuali orang kedua jama’ perempuan, dan ya’ untuk semua ghaib (orang ketiga laki-laki) dan ghaibah jama’ (orang ketiga perempuan jama’).

JAWABAN :

Fi'il Mudhari' adalah fi'il yang menunjukkan terjadinya perbuatan pada masa sekarang dan akan datang.Contoh: ü الـْمُدَرِّسُ يـَتـَكـَلـَّمُ أمامَ الفَصْلِ = Guru sedang berbicara di depan kelas.

CONTOH :

________________________________

أضرب

ADHRIBU = aku akan memukul

يــضرب =

YADHRIBU = dia (pr) akan memukul

يــضربان =

YADHRIBAANI = dia berdua (lk-pr) akan memukul

يــضربون =

YADHRIBUUNA = mereka (lk) akan memukul

يــضربن =

YADHRIBNA = mereka (pr) akan memukul

Fi'il Mudhari' adalah fi'il yang menunjukkan terjadinya perbuatan pada masa sekarang dan akan datang.Contoh: ü الـْمُدَرِّسُ يـَتـَكـَلـَّمُ أمامَ الفَصْلِ = Guru sedang berbicara di depan kelas.PENDAHULUAN : Fi’il mudhari’ secara bahasa adalah al-Musyabah, dinamakan demikian karena ia menyerupai isim fa’il dalam susunan huruf yang berharkat dan sukun seperti antara “يضرب dan ضارب”, dan dalam makna dan penggunaannya.الفعل المضارع هو ما دل على حدوث شئ في زمن التكلم أو بعده.Fi’il Mudhari’ adalah fi’il yang menunjukkan terjadinya perbuatan pada masa sekarang dan akan datang.Contoh:ü الـْمُدَرِّسُ يـَتـَكـَلـَّمُ أمامَ الفَصْلِ = Guru sedang berbicara di depan kelas.Kata “ يـَتـَكـَلـَّمُ “ pada contoh di atas adalah fi’il mudhari’, karena ia menunjukkan terjadinya perbuatan (berbicara) pada masa sekarang.Ketentuan Fi’il Mudhari’Mudhari’ pasti berfungsi untuk masa sekarang jika disebelumnya ada “لام الابتداء (lam Ibtida’), ما النافية ( ma al-nafiyah ), atau ليس ( laisa) ”. Seperti “ إن الركيب لينظرك”, “ما أسمع كلامك”, “لست أسمع ما تقولُـــ”.Jika didahului oleh “س (shin) atau سوف (saufa)” maka pasti menunjukkan masa akan datang. Seperti “ سأزورك” atau سوف أزورك” artinya saya akan mengunjungi kamu. Begitu juga jika didahului ‘amil nasb dan jazm kecuali “لــَمْ dan لـَمَّا”, seperti “ لـَنْ يَجُوْدَ البَخِيْلُ” artinya orang bakhil itu tidak akan sukses, “أريد أن أزورك و إن تزرني أكرمك” artinya saya ingin mengunjungimu dan jika kamu mengunjungi aku, aku akan memuliakanmu. Dan apabila didahului oleh huruf/adat توقيع (tauki’) seperti “قد يبرأ المريض”, atau menunjukkan “طلب (thalab)” seperti “يرحمك الله”.Fi’il mudhari’ dibuat dari fi’il madhi dengan menambah salah satu huruf mudhara’ah, yaitu: hamzah, nun, ya’, dan ta’. Adapun hamzah adalah untuk mutakallim (orang pertama tunggal), nun untuk mutakallimin (orang pertama jama’), ta’ untuk semua mukhatab (orang kedua) kecuali orang kedua jama’ perempuan, dan ya’ untuk semua ghaib (orang ketiga laki-laki) dan ghaibah jama’ (orang ketiga perempuan jama’).JAWABAN : Fi'il Mudhari' adalah fi'il yang menunjukkan terjadinya perbuatan pada masa sekarang dan akan datang.Contoh: ü الـْمُدَرِّسُ يـَتـَكـَلـَّمُ أمامَ الفَصْلِ = Guru sedang berbicara di depan kelas.CONTOH :________________________________أضربADHRIBU = aku akan memukulيــضرب = YADHRIBU = dia (pr) akan memukulيــضربان = YADHRIBAANI = dia berdua (lk-pr) akan memukulيــضربون = YADHRIBUUNA = mereka (lk) akan memukulيــضربن = YADHRIBNA = mereka (pr) akan memukul

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh yanzawardana939 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 08 Dec 21