Buatlah rangkuman mengenai kisah perjuangan para sahabat mempertahankan keimanan dari

Berikut ini adalah pertanyaan dari Dzakirhafizhmubarak pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama

Buatlah rangkuman mengenai kisah perjuangan para sahabat mempertahankan keimanan dari tekanan kaum Quraisy​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Ada peristiwa lain yang terjadi pada Abu Jahal. Pada suatu hari seorang pria dari Irasy datang ke Makkah dengan mengendarai onta.

Abu Jahal ibn Hakam melakukan transaksi jual beli dengannya, tapi menunggak pembayarannya. Pria Irasy itu kesulitan menagihnya, lalu dia pergi menemui bebeapa orang Qurasy dan minta tolong kalau ada yang bisa membantunya menagih pembayaran dari Abu Jahal.

Dengan nada mengolok, orang-orang Quraisy itu menyatakan kepada Irasy: “Engkau lihat orang itu” sambil menunjuk kepada Rasulullah yang waktu itu sedang duduk di pinggir masjid. Mereka sengaja menunjuk Nabi karena tahu antara beliau dan Abu Jahal terjadi permusuhan. Pria itu datang menemui Rasulullah dan menceritakan perkaranya. Lalu mereka berdua segera bergerak menuju rumah Abu Jahal.

Orang-orang Quraisy segera menugaskan satu orang untuk membuntuti mereka berdua mencari tahu apa yang akan terjadi. Nabi mengetuk pintu rumah Abu Jahal.

Dari dalam kedengaran suara bertanya: “Siapa ini?” “Muhammad, keluarlah” sahut Nabi. Abu Jahal keluar dengan wajah pucat pasi ketakutan. “Berikan hak orang ini!” perintah Nabi.

Abu Jahal menjawab: “Jangan marah dulu, aku akan memberikan haknya.” Abu Jahal masuk ke rumah lalu keluar menyerahkan pembayaran dagangan milik Irasy. Setelah itu Rasulullah menyatakan kepada Irasyi, lanjutkan urusanmu.

Orang yang membuntuti Nabi sungguh tercengang melihat apa yang terjadi. Nanti setelah Abu Jahal datang kepada tempat orang-orang Quraisy berkumpul dia bercerita: “Celaka kalian, demi Tuhan, dia datang langsung menggedor pintu rumahku, aku mendengar suaranya, tiba-tiba aku merasa sangat gentar. Aku keluar menemuinya. Sungguh di atas kepalanya ada unta jantan, yang tidak pernah kulihat unta jantan yang garang, kekar dan bertaring seperti itu. Demi Allah, andaikan aku tidak menuruti, ia pasti telah memangsaku.” (Ibn Katsir, al-Bidayah wa an-Nihayah, jilid 4, hal 156)

Tidak hanya Abu Jahal, Uqbah ibn Abu Mu’aits, pernah juga akan membunuh Nabi. Ibn Katsir menceritakan dalam kitabnya al-Bidayah wa an-Nihayah (jilid 4, hal. 157) Ketika Nabi melaksanakan shalat di depan Ka’bah, tiba-tiba Abu Mu’aits menghampiri beliau dan langsung menjerat leher Nabi keras-keras dengan bajunya.

Untunglah peristiwa itu dilihat Abu Bakar yang segera datang membantu Nabi. Abu Bakar menyatakan kepada Abu Mu’its seperti yang dikatakan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir’aun yang menyembunyikan imannya.

Allah SWT berfirman:

…أَتَقۡتُلُونَ رَجُلًا أَن يَقُولَ رَبِّيَ ٱللَّهُ وَقَدۡ جَآءَكُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ مِن رَّبِّكُمۡۖ وَإِن يَكُ كَٰذِبٗا فَعَلَيۡهِ كَذِبُهُۥۖ وَإِن يَكُ صَادِقٗا يُصِبۡكُم بَعۡضُ ٱلَّذِي يَعِدُكُمۡۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهۡدِي مَنۡ هُوَ مُسۡرِفٞ كَذَّابٞ

“…Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu”. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.” (Q.S. Ghafir 40:28 .

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh ridokun199 dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 11 Nov 21