Jelaskan hakikat adanyan sholat Sunnah bagi seorang muslim?

Berikut ini adalah pertanyaan dari wildanaditiya92 pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Jelaskan hakikat adanyan sholat Sunnah bagi seorang muslim?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Keutamaan sholat sunnah yang perlu kita ketahui:

1. Menutupi Kekurangan dalam Sholat Fardhu

Sholat fardhu yang kita kerjakan 5 waktu sehari mungkin ada beberapa hal yang kurang sempurna, misalnya saja ketika sholat kita kurang khusyu. Sholat sunnah dapat menutupi kekurangan dalam sholat fardhu yang sifatnya sunnah saja seperti tidak khusyu' atau tidak membaca doa iftitah, dan lain-lain.

Imam ar-Ramli rahimahullah, seorang ulama besar bermadzhab Syafi'iy mengatakan sholat rawatib adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat fardhu. Hikmah sholat rawatib ini bisa menyempurnakan kekurangan-kekurangan saat mengerjakan sholat fardhu. Sebab bisa saja umat Islam tidak khusyuk saat mengerjakan sholat fardhu atau tidak mentadaburi ketika membaca ayat al-qur'an.

Diriwayatkan dalam hadits at-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

"Sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah sholatnya. Jika sholatnya bagus maka dia beruntung dan selamat. Namun jika sholatnya buruk maka dia sengsara dan merugi. Jika ada kekurangan dari sholat fardhunya mempunyai pahala sholat sunnah untuk melengkapi kekurangan sholat fardhu? Kemudian seluruh amalnya seperti itu".

Hadits serupa diriwayatkan oleh Imam an-Nasa'I dan Imam Abu Dawud.

2. Ibadah Sunnah Paling Afdhal

Para ulama jumhur mengatakan, sholat sunah yang kita kerjakan termasuk ibadah badaniyah yang lebih bagus atau paling afdal dari pada ibadah sunnah lainnya. Salah satunya disampaikan oleh Imam Ibnu Hajar al-Haitami rahimahullah dalam Kitab Tuhfatul Muhtaj Fii Syahril Minhaj jilid 2.

"Ibadah badaniyah yang paling afdhal setelah syahadat adalah sholat. Sholat fardhu itu lebih afdhal dari ibadah fardhu lainnya dan sholat sunnah itu lebih afdhal daripada ibadah sunah lainnya." kata Ibnu Hajar al-Haitami.

3. Bisa Menemani Nabi di Surga

Salah seorang sahabat, Rabiah bin Ka'ab al-Aslamiy radhiyallahu anhu ingin sekali bisa mendampingi Rasulullah SAW di surga. Maka dia pun mengutarakan keinginan tersebut kepada Rasulullah SAW. Kisah ini diriwayatkan dalam hadits Imam Muslim.

"Dari Rabi'ah bin Ka'ab al-Aslamiy radiyallahu anhu dia berkata: Nabi shallallahu alaihi wasallam berkata kepadaku, wahai Rabiah mintalah sesuatu. Maka aku jawab: Aku ingin bisa menemanimu di surga wahai nabi. Lalu nabi bertanya: ada yang lain tidak? Aku menjawab: tidak ada. Lalu nabi bersabda: Kalau begitu bantulah aku untuk bisa menolongmu dengan memperbanyak sujud."

4. Dosanya Berguguran Ketika Ruku' dan Sujud

Semakin banyak sholat dikerjakan maka semakin banyak dosa yang berguguran. Diriwayatkan dalam hadits Ibnu Hibban dan al-Baihaqi dari Abdullah bin Umar rahiyallahu anhuma, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya seorang hamba jika sedang sholat didatangkan semua dosa-dosanya dan diletakkan di atas kepala atau pundaknya, lalu ketika dia rukuk atau sujud maka dosa-dosa itu berguguran dari dirinya."

Penjelasan:

MAAF KALO SALAH

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Aninditamaheswari dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 17 Jan 22