Q.1). Sebutkan Tanda² 3 Isim! Lalu sebutkan Ta'rif isim dalam

Berikut ini adalah pertanyaan dari Guezahra077 pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Q.1). Sebutkan Tanda² 3 Isim! Lalu sebutkan Ta'rif isim dalam Bahasa Arab!


#Eh yg Gatau Jangan Jawab
#Satu soal aja tuh​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

1. Pengertian Isim

Isim (الإِسْم) dalam ilmu nahwu diartikan sebagai berikut:

الاِسْمُ هُوَ كَلِمَةٌ دَلَّت عَلَى مَعْنًى فِي نَفْسِهَا وَلَمْ تُقْتَرَنْ بِزَمَن وَضْعًا

Artinya:

"isim adalah kata yang menunjukkan pada makna tersendiri dan tidak disertai dengan status waktu".

Dari pengertian di atas, setidaknya ada 3 poin pokok yang harus kita pahami, dan ini penting.

Pertama, isim merupakan kalimah (كَلِمَةٌ). Karena kalimah itu ada tiga, yaitu isim (الاِسْمُ), fi'il (الفِعلُ) dan haraf (الحَرْفُ).

Kedua, isim menunjukkan pada makna tersendiri. Hal ini menjadi pembeda dengan haraf (الحَرْفُ) yang tidak memiliki makna tersendiri.

Ketiga, isim tidak disertai status waktu. Hal ini menjadi pembeda dengan fi'il (الفِعلُ) yang harus selalu ada status waktunya.

2. Ciri-Ciri Isim

1. Adanya tanwin, contohnya:

رَجُلٌ

Kalimah رَجُلٌ merupakan isim, cirinya dibaca tanwin pada harakat akhirnya. Setiap kalimah yang harakat akhirnya dibaca tanwin, baik tanwin fathah ( ـً ), kasrah ( ـٍ ) maupun dlommah ( ـٌ ), maka itu adalah isim.

2. Adanya alif lam (ال), contohnya:

المَالِكُ

Kalimah المَالِكُ merupakan isim, cirinya diawali dengan alif lam (ال). Setiap kalimat yang diawali oleh alif lam (ال) maka itu adalah isim.

3. Didahului oleh haraf jar, contohnya:

عَلَى الأَرْضِ

Kalimah الأرض merupakan isim, cirinya di masuki haraf jar على.

Haraf jar merupakan haraf yang biasa memasuki kalimah isim. Kenapa dinamakan haraf jar? Karena isim yang sudah dimasuki oleh haraf ini i'robnya menjadi khofadl (jar).

4. Didahului oleh ya (يا) nida, yaitu ya (يا) yang berfugsi untuk menyeru, contohnya:

يَا مُحَمَّدُ

Kalimah مُحَمَّدُ merupakan isim, cirinya dimasuki oleh ya (يا) nida.

5. Digunakan sebagai rangkaian idlofat, atau semacam kata majemuk. Contohnya:

كَلَامُ اللَّهِ

Kalimah كَلَامُ dan kalimah اللَّهِ merupakan isim. Cirinya yaitu bisa dirangkaikan (idlofat).

3. Contoh Isim

Adapun contoh Isim misalnya,

كِتَابٌ

Dibaca: Kitaabun

Artinya: Buku

Kata kitaabun (كِتَابٌ) merupakan isim. Hal ini sesuai dengan pengertian yang telah diuraikan di atas.

Pertama, kitaabun (كِتَابٌ) merupakan sebuah kalimah, atau sebuah kata.

Kedua, kitaabun (كِتَابٌ) sudah memiliki arti tersendiri, yaitu buku. Beda dengan huruf yang belum punya arti apabila belum menempel dengan kalimah lain.

Contoh haraf, misalnya lam (ل). Lam (ل) belum punya arti, dan baru punya arti bila sudah menempel dengan kalimah lain. Bila sudah menempel dengan kalimah lain, baru akan ketahuan apakah artinya untuk, karena, seperti, hendaknya, milik, maka, dll. Kalau hanya lam (ل) saja bingung mau diartikan apa?

Dan ketiga, kitaabun (كِتَابٌ) tidak memerlukan status waktu. Karena status waktu hanya cocok untuk fi'il (kata kerja).

Penjelasan:

semoga bermanfaat ya kak

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh meyzanendi dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 25 Jul 22