Assalamu'alaikum Saya mau bertanya soal *Iman* dalam konteks *Agama Islam*.

Berikut ini adalah pertanyaan dari DairiaD pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Assalamu'alaikumSaya mau bertanya soal *Iman* dalam konteks *Agama Islam*. *Iman* setiap orang berbeda-beda. *Manusia* adalah salah satu makhluk hidup ciptaan *Allah Subhanahu wa Ta'ala*. Semua makhluk hidup akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Pertumbuhan manusia ditandai dengan bertambahnya ukuran berat badan dan tinggi badan. Sementara perkembangan manusia ditandai dengan perubahan keterampilan, kematangan fisik, emosi, dan pikiran menuju kedewasaan.

Tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia yakni:
1. Janin
2. Bayi
3. Balita
4. Anak-anak
5. Remaja
6. Dewasa
7. Lansia

Jadi, *Iman* itu ada di setiap diri manusia sejak kapan? Lalu, apakah *Iman* itu diasah oleh peran/bimbingan *Orang Tua* sejak dini agar *Iman* yang tadinya dari waktu ke waktu *Iman* itu terus bertambah kualitasnya? Bagaimana kalau *Orang Tua* nya bukan seorang *Ustadz atau Ustadzah*, apa peran yang bisa ia lakukan terhadap anaknya agar *Iman* nya bisa bertambah kualitasnya?

Apakah *Iman* itu ada hubungannya dengan *Predikat Ini* :
1. Muslim
2. Mukmin
3. Muhsin

Mohon jawabannya Ustadz. Terima kasih. Wassalam ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

Iman dalam konteks agama Islam adalah keyakinan yang kuat pada Allah SWT, para rasul-Nya, kitab-kitab suci, malaikat, hari akhir dan qadar (takdir) baik dan buruk yang datang dari Allah SWT. Iman memang ada di setiap diri manusia sejak lahir, namun tingkat keimanan dapat berbeda-beda antara satu individu dengan individu lainnya.

Orang tua memainkan peran penting dalam pembentukan dan peningkatan keimanan anak. Mereka memiliki tanggung jawab untuk membimbing anak-anak mereka untuk mencintai, mengenal, dan beribadah kepada Allah SWT. Dengan memberikan pendidikan agama yang benar dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari, orang tua dapat membantu anak-anak mereka meningkatkan keimanan mereka.

Meskipun orang tua tidak harus menjadi seorang ustadz atau ustadzah, mereka masih dapat membimbing anak-anak mereka dengan cara yang sederhana, seperti membaca buku-buku agama bersama, mendiskusikan nilai-nilai agama, dan memberikan contoh perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Iman memang terkait dengan predikat dalam agama Islam. Muslim adalah seseorang yang mengikuti ajaran Islam, mengucapkan kalimat syahadat, dan mengerjakan lima rukun Islam (shalat, zakat, puasa, haji, dan mengucapkan kalimat syahadat). Mukmin adalah seorang muslim yang memiliki keimanan yang kuat dan memperkuat imannya dengan melakukan amal sholeh. Sedangkan muhsin adalah seseorang yang memiliki keimanan yang kuat, melakukan amal sholeh, dan memperbaiki hubungannya dengan Allah SWT dan sesama manusia.

Semoga jawaban saya dapat membantu. Wallahu a'lam.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh dipelajarsantay dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sat, 10 Jun 23