4. Jelaskan, mengapa nabi Ibrahim San Nabi Ismail berdoa dengan menyebut

Berikut ini adalah pertanyaan dari Rauzatulaiza2 pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

4. Jelaskan, mengapa nabi Ibrahim San Nabi Ismail berdoa dengan
menyebut Jadikanlah kami muslim

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Ismail adalah adalah anak yang sangat dinantikan kehadirannya oleh Nabi Ibrahim. Setiap malam, Ibrahim berdoa diberikan anak yang saleh.

Ketika Ismail lahir, Allah memerintahkan Ibrahim untuk membawa anak dan istrinya, Siti Hajar meninggalkan Palestina.

Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan 10 Hari Pertama

Mereka pergi menyusuri padang pasir yang gersang hingga tiba di lembah tandus--Lembah Bakkah yang kini merupakan Mekkah. Ibrahim lalu meninggalkan Siti Hajar dan Ismail dengan makanan dan minuman seadanya.

Saat meninggalkan Hajar dan Ismail, Ibrahim dipenuhi ketakutan dan kekhawatiran. Sepanjang perjalanan kembali ke Palestina, dia terus berdoa kepada Allah SWT.

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur," doa Nabi Ibrahim, sesuai dengan firman Allah dalam Surat Ibrahim ayat 37.

Siti Hajar dan Ismail pun tinggal berdua di padang pasir tersebut. Setelah berhari-hari, Siti Hajar kehabisan makanan dan air susunya mengering.

Ismail pun menangis kehausan.

Siti Hajar yang panik berlari ke sana ke mari, di antara Bukit Shafa dan Marwah mencari air untuk putranya. Peristiwa ini kini dikenal dengan sa'i--salah satu rukun ibadah haji yakni berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali antara Shafa dan Marwah.

,Tingkatkan Metabolisme hingga Cegah Kanker

Siti Hajar yang kelelahan pun kembali menuju Ismail. Ismail lalu menghentakkan kakinya dan munculah air jernih. Hajar pun mengumpulkan air tersebut.

"Zam-Zami (berkumpulah-berkumpulah)," kata Siti Hajar.

Kini, sumur itu dikenal menjadi sumur ZamZam.

Ismail pun meminum air tersebut dan tak lagi kehausan. Air tersebut menjadi sumber kehidupan banyak orang.

Ismail tumbuh dan besar di Mekkah dengan didikan Siti Hajar dan juga ayahnya yang kerap datang dari Palestina.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh akmalyusufp dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 16 Jul 21