contoh bacaan saktah, isymam dan imalah tolong bantuannya ya jangan

Berikut ini adalah pertanyaan dari pengabdicimol pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Contoh bacaan saktah, isymam dan imalah tolong bantuannya ya jangan ngasal yaa makasii​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Bacaan Saktah

Saktah سَكْتَةٌ mempunyai akar kata سَكَتَ yang artinya diam atau berhenti. Sedangkan dalam arti istilah adalah berhenti sejenak tanpa nafas sekitar satu alif lamanya.

Bacaan saktah dalam Mushaf Ustmani yang berlaku diberi tanda سَكْتَةٌ kecil diantara dua lafadh yang dibaca saktah. Namun untuk mushaf lain barangkali dijumpai tanda saktah dengan huruf س kecil di antara dua lafadh yang dibaca saktah.

Menurut Imam Hafash, bacaan saktah dalam al-Qur’an yang berlaku hanya ada 4 tempat. Meskipun nantinya pada tempat lain terdapat tanda saktah, namun tanda itu tidak berfungsi sebagai petunjuk bacaan saktah. Karenanya pembaca harus hati-hati dalam memutuskan bacaannya.

Adapun tempat yang diperbolehkan menggunakan saktah adalah sebagai berikut :

1. QS. Al-Kahfi ayat 2 : عِوَاجًا سكتة قَيِّمًا

2. QS. Yaa Siin :ayat 52 : مَرْقَادِنَا سكتة هٰذَا

3. QS. Al Qiyamah ayat 27 : مَنْ سكتة رَاقٍ

4. QS. Al-Muthaffifin ayat 14 : بَلْ سكتة رَانَ

Sedangkan lafadh yang tidak diperbolehkan menggunakan saktah. Walaupun terdapat tanda saktah, adalah sebagai berikut :

1. QS. Al-A’rf ayat 23: رَبَّنَا ظَلَمْنَا سكتة اَنْفُسَنَا

2. QS. Al-A’raf ayat 184: اَوَلَمْ يَتَفَكَّرُوْا سكتة مَابِصَاحِبِهِمْ

3. QS. Yusuf ayat 29: عَنْ هٰذَا سكتة وَاسْتَغْفِرِى

4. QS. Al-Qashash ayat 23: يَصْدِرَالرِّعَاءُ سكتة وَاَبُوْنَا

Bacaan Isymam

Isymam ( الْإِِشْمَامُ ) dalam arti bahasa berarti monyong atau mecucu. Sedangkan dalam arti istilah ulama’ Qurra’ adalah mengkombinasikan harakah fathah dengan harakat dhammah disertai monyong bibirnya.

Bacaan isymam dalam al-Qur’an ditandai dengan tulisan إِشْمَامُ kecil yang berada di atas lafadh yang dibaca isymam.

Menurut Imam Hafash bacaan isymam hanya berlaku disatu tempat, yaitu QS. Yusuf ayat 11:

اشمام

قَالُوْا يَٓااَبَانَامَالَكَ لَاتَأْمَنَّــــــاعَلٰى يُوْسُفَ وَاِنَّا لَهٗ لَنَاصِحُوْنَ

Pada lafadh تَأْمَنَّـا cara membacanya adalah sebagai berikut :

1. Nun tasydid diuraikan sehingga menjadi dua nun: yang satu mati (sukun) sedang yang lain hidup (fathah). Misalnya lafadh : لَاتَأْمَنْنَا

2. Nun mati pertama sebagai tempat bacaan isymam, sehingga melafadkan nun itu (لَاتَأْمَنْ) , kedua bibir dimonyongkan ke depan sebagaimana melafadkan huruf nun (melalui asmaul huruf).

3. Menarik bibir yang monyong tersebut sambil mengucapkan nun kedua, sehingga lengkap menjadi : لَاتَأْمَنْنَا

#BelajarBersamaBrainly

Mapel:B.Arab

Kelas:VIII

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh maulanaiqbalnovki dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Thu, 09 Dec 21