Bagaimana pendapatmu apabila ada seseorang memberikan hutang tetapi saat membayarnya

Berikut ini adalah pertanyaan dari akmalinalutfiani pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Dasar

Bagaimana pendapatmu apabila ada seseorang memberikan hutang tetapi saat membayarnya harus disertai bunga dari yang berhutang?​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Tidak boleh, karena termasuk riba. Allahu a'lam.

Penjelasan:

Jika Peminjam Mengembalikan Hutang Lebih Dari yang Ia Pinjam

❓Pertanyaan :

Ada seorang pemuda yg memiliki hutang, ia pergi ke salah satu bank, lalu ia meminjam darinya sejumlah sepuluh ribu riyal, dengan syarat harus mengembalikannya setelah setahun dua belas ribu riyal. Apakah ini riba, apakah ia berdosa?

Jawaban (oleh Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah):

*"Ini riba,* jika ia meminjam dari bank misalnya sepuluh ribu riyal, dengan syarat mengembalikannya dua belas ribu riyal, ini termasuk riba yg nyata. Hal itu tidak diragukan lagi disisi seluruh ulama. Itu termasuk riba, tidak ada keraguan padanya. Sama saja apakah meminjam dari bank atau selainnya.

Bunga riba ini telah ditetapkan keharamannya oleh para ulama. Tidak boleh seorang melakukannya, baik dengan bank ataupun selain bank.

❌ *Meminjam uang untuk dikembalikan dengan lebih banyak. Ini tidak boleh selamanya, sekalipun menambah cuma satu dirham.*

✅ *Akan tetapi jika ia meminjam tanpa bunga, kemudian ia mengembalikannya dengan yg lebih baik, sebagai bentuk derma darinya, sebagai kebaikan darinya, maka itu tidak mengapa.* Berdasarkan Sabda Nabi ﷺ :

_"Sesungguhnya sebaik-baik kalian adalah yg paling baik dalam mengembalikan pinjaman."_

Maka jika meminjam dari Zaid sepuluh ribu riyal tanpa ada syarat bunga. Kemudian ia mengembalikannya kepada Zaid dengan menambahkannya sedikit maka *tidak mengapa.* Suatu kebaikan yg tidak dipersyaratkan sebelumnya.

*Sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yg paling baik dalam mengembalikan pinjaman.* Dulu Nabi ﷺ itu mengembalikan pinjaman dengan yg lebih baik dan lebih afdhal jika beliau meminjam. Naam.

❓Pembaca pertanyaan :

Akan tetapi jika ada kesepakatan. Misalnya peminjam mensyaratkan dan mengatakan : Hendaknya engkau menambahkan untukku, misalnya. Atau dia tidak membatasi tambahannya?

✏Syaikh :

❌ *"Jika ada kesepakatan tidak boleh. Walaupun itu tidak tertulis, selama ada kesepakatan, maka tidak boleh.* Tidak boleh ada tambahan. Bahkan ia harus mengembalikan semisal yg ia pinjam saja. Ini wajib atas dia. Naam

حكم الاقتراض بشرط الفائدة

السؤال: أيضاً يقول: شاب عليه دين ذهب إلى أحد البنوك، وأخذ سلفة مقدارها عشرة آلاف ريال، على أن يرجع المبلغ بعد سنة اثنا عشر ألف ريال، هل هذا ربا، وهل عليه أثم؟

الجواب: هذا ربا، إذا أخذ من البنك -مثلاً- عشرة آلاف قرضاً على أن يرده اثني عشر ألف، هذا من الربا الصريح، لا شك في ذلك عند جميع أهل العلم، هو ربا لا شك في ذلك، سواء كان من البنك أو من غير البنك، وهذه الفوائد الربوية قد نص أهل العلم على تحريمها، فلا يجوز لأحد أن يتعاطاها لا مع البنك ولا مع غير البنك، أن يقترض شيئاً ليرد أكثر منه، هذا لا يجوز أبداً ولو درهماً واحداً،

لكن إذا أخذ قرضاً من دون فائدة ثم رد خيراً منه، تبرعاً منه ومعروفاً منه، فلا بأس لقول النبي ﷺ: إن خياركم أحسنكم قضاء فإذا اقترض من زيد عشرة آلاف من دون شرط فائدة معروفاً، ثم لما ردها عليه زاده شيئاً هذا لا بأس، معروفاً من دون شرط، إن خيار الناس أحسنهم قضاء، كان النبي يرد أحسن وأفضل عليه الصلاة والسلام إذا اقترض. نعم.

المقدم: لكن لو كان فيه التواطؤ -مثلاً- اشترط المقرض قال: تزودني مثلاً أو من هذا القبيل ولم يحدد شيئاً؟

الشيخ: التواطؤ ما يجوز، ولو ما كتب، ما دام فيه التواطؤ لا يجوز، لا تجوز الزيادة، بل يرد مثل ما أخذ سواء، هذا الواجب عليه. نعم.

المقدم: أحسنتم.

Sumber:

https://t.me/syarhussunnahlinnisa/21351

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh unkstudice dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Sun, 29 Jan 23