hikmah dari kisah nabi daud melawan raksasa jalut mohon di

Berikut ini adalah pertanyaan dari rameyzaandi pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Dasar

Hikmah dari kisah nabi daudmelawan raksasa jalut

mohon di jawab karna mau di kumpul ​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Kisah hikmah nabi Daud a.s

Daud atau Dawud adalah seorang Nabi, yang disebutkan dalam Alquran dan seorang tokoh dalam Alkitab dan Tanakh. Nabi Daud Alaihissalam (AS) dikenal sebagai sosok yang mengalahkan Jalut dan sebagai raja yang saleh. Agama-agama Abrahamik, umumnya memandang Nabi Daud sebagai sosok raja panutan yang ideal.  

Nabi Daud, seperti dikutip Sahijab dari tulisan Syahruddin El Fikri di Republika.co.id, adalah salah satu rasul Allah yang mempunyai kemampuan istimewa. Allah SWT memberikan kepadanya kitab Zabur, sebagai petunjuk bagi kaumnya.

Allah juga memberikan keistimewaan lainnya kepada Nabi Daud, berupa kepatuhan sejumlah makhluk Allah mengikuti keinginannya. Seperti gunung-gunung yang bertasbih bersamanya di waktu pagi dan petang, burung-burung yang bisa mengikuti perintah Daud, dan diberikan kerajaan yang sangat besar dan luas.

Selain itu, Nabi Daud AS juga diberikan kekuatan dan keilmuan yang sangat hebat. Dengan ilmu itu, Nabi Daud diharapkan bisa memberikan solusi atas masalah yang dihadapi kaumnya.

Sebagai seorang raja, Nabi Daud memiliki istri yang cukup banyak, jumlahnya 99 orang. Walau demikian, Nabi Daud masih menginginkan seorang istri lagi, agar jumlahnya genap menjadi 100 orang. Calon istri yang ingin disuntingnya adalah milik seorang prajurit kerajaan. Ia sangat menginginkannya. Karena itu, Daud menugaskan sang prajurit ini untuk pergi berperang bersama dengan pasukannya.

Namun, belum sempat hal itu terealisasi, Allah SWT mengutus dua orang malaikat menemui Daud yang berwujud manusia dan menjadi penggembala. Keduanya mengajukan sebuah permasalahan yang sangat rumit untuk segera mendapatkan penyelesaian dari Nabi Daud. Kedatangan kedua orang ini membuat kaget Nabi Daud. Namun, sebagai seorang raja yang dikenal adil, Nabi Daud menerima keduanya dengan lapang dada.

Seorang dari mereka berkata, “Saudaraku ini mempunyai 99 ekor kambing betina, dan aku memiliki seekor kambing. Dia ingin mengambilnya dariku. Dan, dalam perdebatan, dia mengalahkanku, karena dia berkuasa. Mohon penyelesaiannya dengan adil.”

Setelah mendengar semua persoalan, Nabi Daud memutuskan bahwa penggembala yang sudah mempunyai 99 ekor kambing itu tak berhak mengambil kambing milik rekannya. Nabi Daud menilai, mengambil paksa milik orang lain itu adalah perbuatan zalim. Dengan keputusan itu, maka senanglah hati sang penggembala yang hanya memiliki satu ekor kambing. Keduanya pun lalu berpamitan pulang.

Seusai memberikan penyelesaian kasus kedua orang penggembala kambing yang tak lain adalah malaikat itu, membuat Nabi Daud tersadar. Ia merasa bahwa Allah telah mengujinya dengan mengutus malaikat untuk mengingatkan perbuatannya yang telah melampaui batas (kezaliman). Ia pun lantas bersujud kepada Allah, sekaligus memohon ampun dan bertaubat atas kesalahannya. Dan, Allah SWT mengampuni kesalahannya dan menerima taubat Nabi Daud.

Kisah Nabi ini selengkapnya dapat dilihat dalam surah Shad [38]: 17-29. Kisah ini memberikan sejumlah ibrah (pelajaran) kepada kita. Pertama, keinginan hawa nafsu begitu besar. Walau sudah memiliki segala kekayaan, kemewahan, dan istri yang cantik, tetap saja muncul keinginan untuk memiliki yang lainnya.

Kedua, sebagai pemimpin harus bisa memberikan teladan kepada rakyatnya. Sebab, keteladanan dan keadilan seorang pemimpin, menjadi pintu naungan di Hari Kiamat (HR Bukhari-Muslim). Ketiga, seorang pemimpin tak boleh memaksakan kehendak. Keempat, pemimpin harus menjunjung tinggi penegakan hukum dengan seadil-adilnya, kendati persoalan yang sama sedang menderanya. Wallahu a’lam.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh raihanfahrezia dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Mon, 07 Feb 22