PT MAJU meramalkan penjualan selama tahun 2023 mencapai 22.000.000

Berikut ini adalah pertanyaan dari aagunawan2222 pada mata pelajaran Akuntansi untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

PT MAJU meramalkan penjualan selama tahun 2023 mencapai 22.000.000 unit,untuk itu membutuhkan bahan dasar sebanyak 12.600..kg.Penggunaan bahan setiap hari rata-rata 40.000 kg.Harga jual barang tersebut a.Rp.200.000,- harga bahan dasar Rp.40,000,-/kg. Untuk dapat mengatasi hal-hal yang terjadi diluar perhitungan ,diputuskan bahwa persediaan bahan yang minimum herus selalu ada sebesar 300.000 kg.Bahan dibeli dari rekana yang berada diluar kota Pesanan dilakukan lewat telpon dengan biaya rata-rata Rp.60.000,- Setiap kali. Biasanya barang akan tiba dalam jangka waktu 5 hari setelah tanggal pemesanan dengan ongkos angkut rata-rata Rp.1500.000,-setiap kalinya. Biaya untuk asuransi,pemeliharaan,pajak dan kerugian karena rusak seluruhnya sebesar 20 % dari persediaan rata-rata ,Berapa jumlah yang harus dipesan setiap kali pesan agar biaya-biaya untuk persediaan mencapai minimum .Kapan perusahaan harus mengadakan pemesanan ulang agar tidak kehabisan persediaan???​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Untuk menghitung jumlah yang harus dipesan setiap kali, kita perlu menghitung biaya-biaya yang terkait dengan pemesanan:

1.Biaya pemesanan melalui telepon: Rp. 60.000,- per pemesanan.

2.Biaya pengiriman: Rp. 1.500.000,- per pemesanan.

3.Biaya asuransi, pemeliharaan, pajak, dan kerugian: 20% dari jumlah bahan yang dipesan.

Dengan mempertimbangkan semua biaya tersebut, kita dapat menentukan jumlah minimum yang harus dipesan setiap kali sebagai berikut:

Jumlah minimum = biaya pemesanan + biaya pengiriman + biaya asuransi, pemeliharaan, pajak, dan kerugian

= Rp. 60.000 + Rp. 1.500.000 + (harga bahan * jumlah bahan * 20%)

= Rp. 60.000 + Rp. 1.500.000 + (Rp. 40.000 * jumlah bahan * 20%)

Dengan menyelesaikan persamaan ini, kita dapat menentukan jumlah minimum yang harus dipesan setiap kali.

Kemudian, untuk menentukan kapan perusahaan harus mengadakan pemesanan ulang, kita perlu menentukan frekuensi pemesanan sebagai berikut:

Frekuensi pemesanan = jumlah bahan yang dibutuhkan setiap tahun / jumlah bahan yang dipesan setiap kali

= 12.600.000 kg / jumlah bahan yang dipesan setiap kali

Dengan menentukan frekuensi pemesanan, kita dapat menentukan kapan perusahaan harus mengadakan pemesanan ulang agar tidak kehabisan persediaan.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh Moretti dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Fri, 12 May 23