Bagaimana ketentuan penggunaan pendekatan beban dan pendekatan aset​

Berikut ini adalah pertanyaan dari anastasyakristianti pada mata pelajaran Akuntansi untuk jenjang Sekolah Menengah Atas

Bagaimana ketentuan penggunaan pendekatan beban dan pendekatan aset​

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Cara membedakannya mudah saja, untuk mencatat BEBAN contohnya pada saat bayar asuransi pada saat pembayaran asuransi (dijurnal umum) pencatatanya :

Pendekatan Harta, dicatat :

Asuransi dibayar dimuka (Dr)

Kas (Cr)

Pendekatan beban, dicatat :

Beban asuransi (Dr)

Kas (Cr)

Lalu pada saat AJP -nya berbeda hanya :

Pendekatan harta, dicatat :

Beban asuransi (Dr)

Asuransi dibayar dimuka (Cr)

Sedang, pendekatan beban dicatat kebalikannya :

Asuransi dibayar dimuka (Dr)

Beban asuransi (Cr)

Sedangkan pd saat mencatat PENDAPATAN , conthnya saja pada saat menerima pendapatan sewa berbeda pencatatannya antara pendekatan harta dan pendekatan beban, dapat dilihat :

Pada saat menerima pendapatan, dijurnal umum dicatat :

Pendekatan harta, dicatat :

Kas (Dr)

Pendapatan sewa diterima dimuka (Cr)

Pendekatan beban, dicatat :

Kas (Dr)

Pendapatan sewa (Cr)

dilihat yg membedakan ialah ada kata" diterima dimuka (jika dicatat dgn pendekatan harta)

Lalu pd saat AJP dicatat,

Pendekatan harta :

Pendapatan sewa diterima dimuka (Dr)

Pendapatan sewa (Cr)

Pendekatan beban, dicatat kebalikannya :

Pendapatan sewa (Cr)

Pendapatan sewa diterima dimuka (Cr).

Penjelasan:

di baca pelan pelan ya biar ngerti :)

maaf kalo salah

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh AnataAmari dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Wed, 07 Jul 21