apa saja untaian doa al mushawwir?

Berikut ini adalah pertanyaan dari hirotakanifuji25 pada mata pelajaran B. Arab untuk jenjang Sekolah Dasar

Apa saja untaian doa al mushawwir?

Jawaban dan Penjelasan

Berikut ini adalah pilihan jawaban terbaik dari pertanyaan diatas.

Jawaban:

Ketiga kata ini berkaitan dengan perbuatan Allah: mencipta, berkreasi, membuat sesuatu dari tiada menjadi ada. Namun, satu kata lainnya memiliki perbedaan makna, baik dari segi aksentuasi maupun implikasinya.

Allah itu Khaliq (Pencipta) langit, bumi dan segala yang ada, termasuk manusia, karena Dia yang mengukur kadar ciptaan-Nya. Allah itu Bari’ karena Dia menciptakan dan mengadakan dari ketiadaan.

Sedangkan Allah itu Mushawwir karena Dialah yang memberi bentuk dan rupa, cara dan substansi bagi ciptaan-Nya yang beraneka ragam. Dari sekian banyak makhluk-Nya, manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang terbaik dari segi bentuk dan potensinya, dengan memberinya kemampuan berpikir dengan akal, memberinya hati dan hidayah (petunjuk jalan kehidupan) melalui wahyu dengan mengutus para Nabi dan Rasul.

Selain itu, Allah juga menyediakan segala fasilitas kehidupan (rezeki) di muka bumi ini agar manusia dengan bentuk tubuh dan rupa yang baik, akal yang cerdas, hati yang bersih, dan petunjuk wahyu yang menyinari jalan kehidupannya mampu memerankan dirinya sebagai hamba dan khalifah-Nya dengan berbuat baik, membangun peradaban berkemajuan, dan tidak merusak alam raya.

Meneladani al-Mushawwir

Meneladani nama dan sifat Allah al-Mushawwir mengharuskan hamba untuk mengaca diri, berintrospeksi sekaligus mensyukuri (menerima, mengapresiasi, dan memaknai) anugerah sebagai manusia yang merupakan ahsan taqwim, agar tidak menjadi asfal safilin (posisi yang serendah-rendahnya) karena kufur, ingkar, dan maksiat kepada-Nya.

Bentuk rupa, wajah, kepribadian, kemampuan, dan peran manusia yang berbeda-beda mengandung hikmah mulia bahwa kehidupan di dunia ini “warna-warni”, plural, bineka, bersuku-suku, berbangsa-bangsa. Tujuannya adalah agar satu sama lain sangat mengenal, saling berdialog, saling menerima dan menghargai perbedaan. Dengan demikian, sebagai hamba al-Mushawwir, manusia semakin mengimani Allah yang Maha Sempurna dalam ciptaan-Nya.

Semoga dengan pertanyaan yang sudah terjawab oleh rhbermasyarakat dapat membantu memudahkan mengerjakan soal, tugas dan PR sekolah kalian.

Apabila terdapat kesalahan dalam mengerjakan soal, silahkan koreksi jawaban dengan mengirimkan email ke yomemimo.com melalui halaman Contact

Last Update: Tue, 26 Apr 22